![]() |
| Foto: _princessyun_/TikTok |
Seorang wanita di Surabaya, Uun Yosie (27), membagikan pengalamannya saat mengidap kista ovarium berukuran 33 cm. Adapun gejala baru benar-benar ia sadari saat berusia 27 tahun.
Saat itu, ia mulai merasakan perut kembung yang tidak biasa dan tampak semakin buncit hingga ke bagian atas, padahal sebelumnya hanya bagian perut bawah yang terlihat lebih menonjol.
Selain kembung, ia juga mengeluhkan perut terasa keras, asam lambung yang mudah naik, serta hampir tidak pernah merasa lapar maupun mendengar bunyi perut. Kondisi itu membuatnya merasa cepat penuh meski makan dalam porsi sedikit.
Lantas, bagaimana ciri-ciri perut buncit akibat kista?
Konsultan Obstetri dan Ginekologi, dr Sigit Pramono, Sp.OG, FRANZCOG, menjelaskan keluhan ini cukup sering ditemui pada pasien. Banyak pasien datang dengan keluhan berat badan yang meningkat dan perut bagian bawah yang tampak semakin membesar, padahal mereka merasa sudah berolahraga dan menjaga pola makan.
Ia mengatakan, kondisi tersebut memang menjadi salah satu alasan umum pasien akhirnya memeriksakan diri ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi.
"Jadi memang itu, kalau kita lihat dari data-data pasien kita, itu kurang lebih gejala itu 30 persen yang menyebabkan mereka akhirnya ke dokter kandungan dan kebidanan," ucapnya saat ditemui detikcom, Rabu (25/2/2026).
Namun, untuk memastikan penyebabnya, tidak bisa hanya dilihat dari bentuk perut saja. Menurutnya, dokter perlu melakukan anamnesis terlebih dahulu, seperti menanyakan sejak kapan perut membesar, pola makan, hingga perubahan berat badan. Setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik.
Terlebih, melalui perabaan saja sering kali sulit membedakan apakah pembesaran perut disebabkan oleh kista, mioma, atau sekadar penumpukan lemak di area perut.
"Jadi, tetap kita butuhkan pemeriksaan penunjang dengan USG atau ultrasonografi," lanjutnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dialami Wanita di Surabaya, Obgyn Beberkan Ciri-ciri Perut Buncit Akibat Kista"
