![]() |
| Foto: NASA |
NASA kembali menunda peluncuran misi Artemis 2 yang akan membawa astronaut kembali ke Bulan. Upaya peluncuran ulang yang ditargetkan pada 6 Maret terpaksa dibatalkan.
Pengumuman terbaru dari NASA mengatakan mereka menghadapi masalah dengan aliran helium ke mesin upper stage roket Space Launch System (SLS) setelah gladi resik akhir pekan lalu.
Roket SLS terpaksa dipindah dari landasan peluncuran dan kembali ke hanggar Vehicle Assembly Building (VAB) agar engineer NASA bisa mengetahui masalahnya dan memperbaikinya. Proses pemindahan ini rencananya akan dilakukan pada 24 Februari besok.
Dalam postingannya di X, Administrator NASA Jared Isaacman mengonfirmasi jendela peluncuran bulan Maret harus dilewatkan. Namun, NASA lewat postingan blognya mengatakan mereka berupaya mempertahankan jendela peluncuran bulan April, tergantung pada data hasil penyelidikan, upaya perbaikan, dan bagaimana jadwal itu bisa dicapai dalam beberapa hari dan pekan ke depan.
NASA mengatakan masalah terjadi pada 21 Februari tengah malam ketika mereka menemukan gangguan aliran helium ke tahap propulsi kriogenik sementara roket SLS. Helium dipakai untuk memberi tekanan pada tangki bahan bakar dan mendinginkan sistem roket, sehingga gangguan ini dinyatakan sebagai masalah serius oleh NASA.
"Sistem tersebut berfungsi selama gladi resik Artemis II, tetapi tim tidak dapat mengalirkan helium dengan benar saat operasi normal dan konfigurasi ulang setelah gladi resik yang berakhir pada 19 Februari," tulis NASA dalam pengumumannya, seperti dikutip dari Engadget, Senin (23/2/2026).
"Operator menggunakan metode cadangan untuk mempertahankan kondisi lingkungan bagi mesin upper stage dan roket, yang tetap dalam konfigurasi aman," sambungnya.
Awak Artemis 2, yang terdiri dari astronaut NASA Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch dan astronaut Kanada Jeremy Hansen, sudah memasuki karantina sehari sebelum masalah ini ditemukan. NASA mengatakan keempat astronaut kini sudah keluar dari karantina.
Artemis 2 akan menjadi penanda kembalinya manusia ke Bulan setelah lebih dari 50 tahun. Namun, dalam misi ini empat astronaut terpilih hanya akan terbang ke Bulan selama 10 hari dan kembali lagi ke Bumi tanpa mendarat di permukaan.
Jika misi ini berhasil, NASA berharap dapat kembali mendaratkan astronaut di Bulan lewat misi Artemis 3. NASA memasang target pendaratan ini akan dilakukan pada tahun 2028.
Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Peluncuran Astronaut ke Bulan Ditunda Lagi Karena Roket Bermasalah"
