Hagia Sophia

13 March 2026

Kanker Ginjal Diprediksi Meningkat di 2050, Ini Kelompok yang Berisiko

Foto: iStock

Kasus kanker ginjal diperkirakan meningkat tajam dalam beberapa dekade ke depan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal European Urology memperkirakan jumlah kasus global bisa berlipat ganda hingga 2050 jika tren saat ini terus berlanjut.

Pada 2022 saja, tercatat hampir 435.000 kasus baru kanker ginjal di seluruh dunia dengan sekitar 156.000 kematian.

Peneliti dari Fox Chase Cancer Center yang terlibat dalam studi tersebut menyebut kanker ginjal kini menjadi masalah kesehatan global yang semakin serius.

"Kanker ginjal adalah masalah kesehatan global yang terus meningkat, dan baik para klinisi maupun pembuat kebijakan perlu bersiap menghadapi lonjakan tajam ini," kata penulis senior studi Alexander Kutikov, Ketua Departemen Urologi di Fox Chase Cancer Center.

Menurutnya, kajian ini merangkum berbagai temuan penting mengenai kejadian kanker ginjal, tingkat kelangsungan hidup pasien, faktor genetik, hingga faktor risiko yang berperan. Siapa saja kelompok yang berisiko terkena kanker ginjal?

Kelompok yang Berisiko

Kanker ginjal paling sering terjadi pada orang berusia 65 hingga 74 tahun. Risiko penyakit ini juga lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita, sementara kasus pada anak-anak tergolong jarang.

Selain faktor usia dan jenis kelamin, gaya hidup serta kondisi kesehatan tertentu juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker ginjal, termasuk kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik, serta paparan lingkungan tertentu.

Riwayat kondisi penyakit penyerta seperti obesitas, diabetes, hipertensi, hingga penyakit ginjal kronis juga bisa berujung pada kanker ginjal.

"Perubahan gaya hidup seperti menjaga berat badan, mengontrol tekanan darah dan gula darah, serta berhenti merokok dapat secara signifikan menurunkan risiko," saran Kutikov.

Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai

Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang pengobatan dan kesembuhan kanker ginjal. Sayangnya, banyak orang kerap mengabaikan tanda-tanda awal sehingga penyakit baru terdiagnosis pada stadium lanjut.

Beberapa gejala awal kanker ginjal yang perlu diwaspadai antara lain:
  • Darah dalam urine
  • Benjolan atau pembengkakan di punggung, bawah tulang rusuk, atau leher
  • Nyeri terus-menerus di area antara tulang rusuk dan pinggang
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan berkepanjangan
  • Selain itu, pengidap kanker ginjal juga dapat mengeluhkan gejala lain seperti:
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Demam yang tidak kunjung hilang
  • Tubuh sering merasa tidak enak badan
  • Keringat berlebih, termasuk pada malam hari
  • Anemia
  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar kalsium tinggi dalam darah

Faktor Genetik Juga Berperan

Selain gaya hidup, sekitar 5 hingga 8 persen kasus kanker ginjal bersifat herediter atau diturunkan secara genetik. Kondisi ini biasanya terkait dengan mutasi pada gen tertentu.

Tes genetik dianjurkan bagi beberapa kelompok berisiko, seperti pasien yang didiagnosis pada usia muda atau mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kanker Ginjal Diprediksi Berlipat Ganda di 2050, Kelompok Ini Paling Berisiko"