Hagia Sophia

13 March 2026

Kolak Pisang atau Kurma, Mana yang Lebih Sehat Buat Buka Puasa?

Foto: Getty Images/Ika Rahma

Menu berbuka puasa identik dengan minuman atau makanan yang manis. Dari banyaknya pilihan, ada kurma dan kolak yang menjadi menu khas buka puasa.

Meski sama-sama manis, ternyata kedua makanan ini bisa memberikan dampak yang berbeda pada tubuh. Terutama dari kandungan gizinya, memang seperti apa sih?

Kandungan Kurma

Dikutip dari laman X (dulunya Twitter) resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, kurma merupakan buah dengan gula alami yang cepat sekali diserap lambung. Dengan mengonsumsi kurma, bisa membantu mengembalikan energi yang hilang dengan cepat.

Selain itu, kurma juga mengandung zat besi yang membantu mencegah anemia dan pusing saat puasa, serta kalium yang ampuh mengembalikan elektrolit atau cairan tubuh yang hilang.

Meski terlihat kering, kurma ternyata mengandung serat yang tinggi. Ini bermanfaat untuk membuat perut nyaman dan kenyang lebih lama.

Kandungan Kolak Pisang

Kolak atau yang mungkin banyak ditemukan seperti kolak pisang menjadi perpaduan karbohidrat dan lemak gurih. Isinya ada pisang kepok untuk energi jangka panjang, santan sebagai lemak sehat penambah kalori, dan gula aren untuk suplai glukosa cepat.

"Tapi hati-hati ya, kuah santan dan gula arennya bisa bikin asupan kalori melonjak kalau porsinya terlalu berlebihan," tulis Kemenkes di akun X yang dilihat detikcom, Selasa (10/3/2026).

Lebih Baik yang Mana untuk Berbuka Puasa?

Jika dibandingkan, tiga butir kurma mengandung sekitar 66 kalori tanpa lemak. Sementara satu mangkuk kecil kolak pisang, bisa mencapai 160-200 kalori dengan sekitar 8 gram lemak.

"Jumlah ini bisa makin tinggi, tergantung lebih banyaknya santan dan gula aren yang dipakai," sambungnya.

Meski begitu, masih bisa mengonsumsi kolak untuk berbuka puasa tanpa khawatir kalori berlebih. Berikut tipsnya:
  • Ganti santan dengan susu rendah lemak atau low-fat milk, atau krimer berserat.
  • Kurangi takaran gula aren atau gula merah sebanyak setengah dari resep biasa.
  • Konsumsi isian pisangnya, kurangi hanya makan kuahnya saja dan terpenting makan dengan bijak.
"Intinya, makan manis saat berbuka boleh saja, asal porsinya dijaga agar metabolisme tetap prima," tulis Kemenkes.

"Biar lebih nyaman, buka puasa bisa diawali dengan air putih hangat dan sebutir kurma. Setelah salat Maghrib, baru nikmati kolak pisang secukupnya sebagai penutup. Dengan begitu, tubuh tetap aman dan ibadah pun terasa lebih nyaman," tutupnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Adu Gizi Kolak Pisang Vs Kurma, Mana yang Lebih Sehat Buat Berbuka?"