![]() |
| Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Sewcream) |
Perubahan warna urine pada anak sering kali dianggap sebagai hal sepele. Padahal, dalam beberapa kasus kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, termasuk kanker ginjal.
Dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi dr Nur Melani Sari, SpA-Subsp.HO(K) mengatakan bahwa kanker ginjal pada anak memang tidak selalu menyebabkan perubahan warna urine. Namun, jika urine anak tampak kemerahan, kondisi tersebut perlu diwaspadai dan diperiksa lebih lanjut.
"Tidak semua juga kanker ginjal ini urinenya berwarna merah, tapi kalau misalnya urine berwarna merah. ini pasti kita harus menyingkirkan dulu ya, kadang-kadang ada obat-obatan kah atau tidak, ada makanan atau tidak, kadang-kadang ada yang bisa membuat urinenya cenderung berwarna merah," ucapnya dalam konferensi pers, Selasa (10/3/2026).
Namun, jika anak tidak mengonsumsi obat atau makanan yang dapat memengaruhi warna urine, tetapi urine tetap berwarna merah, kondisi tersebut sebaiknya segera diperiksakan ke tenaga medis.
Ia menjelaskan perubahan warna urine akibat adanya darah biasanya terlihat sebagai warna merah segar atau kemerahan yang masih tampak jernih. Padahal, urine normal umumnya berwarna kuning jernih.
"Nah itu mencurigai ada sesuatu, yang berdarah yang ikut ketika tubuh kita memproduksi air pipis gitu atau urine," tuturnya lagi.
Dalam beberapa kasus, darah dalam urine juga dapat membuat warnanya menjadi lebih gelap. Kondisi ini bisa terjadi pada berbagai gangguan pada ginjal.
Karena itu, dr Melani mengingatkan orang tua untuk tidak mengabaikan perubahan warna urine pada anak. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan apakah perubahan tersebut hanya bersifat sementara atau merupakan tanda adanya penyakit tertentu, termasuk kanker ginjal.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Waspada! Seperti Ini Ciri-ciri Urine Pertanda Kanker Ginjal pada Anak"
