Hagia Sophia

12 March 2026

Perlukah Susu Tinggi Kalori Bila BB Anak Tidak Naik-naik?

Spesialis anak dr Ian dalam acara Health Corner. (Foto: Ari Saputra/detikHealth)

Berat badan anak yang tidak naik-naik tentu membuat orang tua cemas. Biasanya, susu tinggi formula banyak dipilih sebagai asupan tambahan dengan harapan bobot si kecil cepat bertambah. Namun, apakah langkah ini selalu diperlukan?

Dokter spesialis anak dr Ian Suryadi Suteja, M.Med Sc, SpA mengatakan susu tinggi kalori memang bisa membantu dalam menaikkan berat badan anak dan ini telah terbukti di salah satu pasiennya. Tetapi, orang tua juga mesti tahu kapan harus berhenti, sehingga terhindar dari overweight.

"Nah itu juga nggak bagus ya (overweight). Ingat, yang paling bagus adalah normal, nggak bagus kalau overweight, nggak bagus kalau gizi kurang juga," kata dr Ian dalam acara 'Pejuang Berat Badan Anak' Sarihusada, Senin (9/3/2026).

"Makannya semua pemantauan, semua persiapan sebaiknya diawasi ketat oleh dokter. Apalagi yang namanya sutikal (susu tinggi kalori) juga mengandung tinggi kalori, protein, dan mineral, vitamin lainnya," sambungnya.

Hal ini membuat, perlunya konsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Apakah memang susu tinggi kalori bisa dan boleh diberikan ke anak, atau ada alternatif lain yang lebih direkomendasikan.

"Waktu itu ada yang datang bawa sutikal-nya, saya tanya 'ini diresepin sama siapa?' Enggak, saya beli online. Ada yang kayak gitu? Inisiatif," kata dr Ian.

Alih-alih membuat berat badan anak naik, cara pengadukan dan pembuatan susu tinggi kalori yang tidak tepat bisa membuat berat badan anak tidak naik-naik.

"Cara pengadukan dan pembuatannya salah. Berat badannya nggak naik-naik, jadi itu juga pasti berpengaruh. Makannya sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter terkait penggunaan sutikal," katanya.

Spesialis anak dr Ian dalam acara Health Corner Sarihusada Foto: Ari Saputra/detikHealth

Susu Tinggi Kalori dan Nafsu Makan

Pemberian susu dengan cara yang benar dan jadwal yang tepat, menurut dr Ian itu tidak akan mengganggu nafsu makan anak.

"Malah dengan pemberian sutikal, berat badan anaknya jadi bagus, usus-ususnya penyerapannya juga bagus, anaknya kemudian jadi malah nafsu makan," katanya.

"Jadi setelah perbaikan gizi, dia punya saluran cerna jadi lebih baik secara struktur, dia juga jadi lebih nafsu makan," tutupnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "BB Anak Nggak Naik-naik, Perlukah Susu Tinggi Kalori? Ini Saran Dokter"