![]() |
| Foto: Getty Images/Abdullah Ahmed |
Cristiano Ronaldo terpaksa harus menepi saat Al Nassr mengalahkan tuan rumah Al Feiha 3-1 pada akhir pekan lalu. Di laga ini, CR7 sempat mendapatkan perawatan hamstringnya yang dibalut es.
Menurut pelatih Al Nassr, Jorge Jesus keputusannya menarik pria asal Portugal tersebut di menit ke-81 sebagai langkah antisipasi dari kemungkinan cedera yang lebih serius.
"Setelah unggul 2-1, saya tidak ingin mengambil risko dan saya menggantinya. Tim medis akan mengecek kondisinya, tapi dia cuma mengalami kelelahan otot kok," sambungnya.
Apa Itu 'Lelah Otot'?
Dikutip dari Healthline, aktivitas yang dilakukan seiring waktu dan mengulangi gerakan, membuat otot mungkin akan terasa lebih lemah dan lelah. Hal ini dapat didefinisikan sebagai muscle fatigue atau kelelahan otot.
Saat kondisi ini terjadi, muncul tanda-tanda awal seperti rasa sakit, sesak napas, kedutan otot, gemetaran, hingga kram.
Olahraga dan aktivitas fisik apalagi yang berat seperti sepakbola, merupakan penyebab paling sering dari kelelahan otot. Di kasus CR7, usia yang tak lagi muda ternyata juga ikut mendorong rentan terjadinya cedera ini.
Berikut beberapa penyebab lain yang juga mengikuti, meliputi:
- Penyakit addison
- Usia
- Infeksi anaerobik
- Anemia
- Kecemasan
- Botulisme
- Kelumpuhan otak
- Kemoterapi
- chronic fatigue syndrome (CFS)
- Dehidrasi
- Depresi
- Fibromyalgia
- Hepatitis C
- Influenza
- Kurang olahraga
- Produksi asam laktat
- Obat-obatan
- Kurang mineral
- Distrofi otot
- Miositis
- Tonus otot yang buruk
- Kehamilan
- Kurang tidur
- Stroke
- Tuberkulosis
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cristiano Ronaldo Cedera akibat 'Kelelahan Otot', Faktor Umur?"
