![]() |
| Foto: Tangkapan layar viral atas izin yang bersangkutan |
Fredihan, pria domisili Bandung, tak pernah menyangka keluhan yang ia kira sekadar gangguan lambung ternyata berujung pada diagnosis kanker kolorektal atau kanker usus besar sebelum ulang tahunnya yang ke-30.
Ia memang memiliki riwayat asam lambung. Karena itu, ketika mulai merasakan keluhan di perut, Fredihan mengira masalahnya tidak jauh dari gangguan pencernaan biasa.
Pada Mei 2025, Fredihan mulai merasakan sensasi aneh di bagian perut bawah. Bukan nyeri hebat, tetapi terasa tidak biasa dibandingkan keluhan lambung yang pernah ia alami sebelumnya.
"Ada yang kerasa aneh di perut bagian bawah," ujarnya dalam unggahan video TikTok dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan, Selasa (3/3/2026).
Karena lokasinya di bawah, ia juga sempat menduga gejala mengarah ke infeksi saluran kemih (ISK) hingga radang usus. Ia akhirnya memutuskan memeriksakan diri ke puskesmas dan menjalani beberapa pemeriksaan. Pertama, hasil tes urine menunjukkan kondisinya normal.
Kedua, berlanjut ke tes darah dan USG. Lagi-lagi dokter tidak menemukan kelainan dan indikasi mengarah ke kondisi serius. Meski begitu, Fredihan terus mencari 'second opinion' terkait kondisinya.
Terlebih, ia ternyata memiliki riwayat kanker dalam keluarganya. Ayah dan kakaknya disebut meninggal akibat kanker.
Karena faktor risiko genetik, Fredihan meminta evaluasi lanjutan. Dokter kemudian menyarankan kolonoskopi untuk melihat kondisi usus secara langsung.
Dari prosedur itulah ditemukan massa di usus besar, yang setelah biopsi dinyatakan ganas.
"Boom ditemukan massa di usus besarku, setelah dibiopsi ternyata ganas, tapi alhamdulillahnya masih kecil. alhamdulillahnya masih stadium awal," cerita dia.
"Sempat berpikir dunia akan runtuh, kematian seakan di depan mata, tidak ada lagi harapan, tapi galaunya sebentar saja, aku lanjut melakukan kemo dalam beberapa siklus sampai saat ini," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Pria Bandung Kena Kanker Usus Besar di Usia 20-an, Sempat Dikira Asam Lambung"
