Hagia Sophia

07 April 2026

Awal Mula Wanita yang Ketahuan Idap Kanker usai MCU

Perempuan Cianjur ketahuan punya kanker, setelah 'iseng' medical-check up. (Foto: IG @kareniknok dengan izin yang bersangkutan)

Viral sebuah unggahan milik akun Instagram @kareniknok yang menceritakan pengalamannya didiagnosis kanker limfoma hodgkin atau kanker kelenjar getah bening, setelah 'iseng' melakukan medical check-up. Sebenarnya bagaimana awalnya?

Melalui media sosialnya, perempuan bernama asli Karen Tirtabudi (32) menceritakan jika dirinya tidak merasakan gejala apapun, baik itu berupa batuk, demam, atau penurunan berat badan yang erat kaitannya dengan kanker.

Namun, satu ada satu rasa tidak nyaman yang dirasakan yaitu, rasa tidak 'plong' ketika tertawa atau batuk tersedak.

"Memang ada sesuatu yang nggak sreg aja di dada aku, jadi kalau batuk kebesekan atau ketawa itu nggak plong, seperti ada yang ganjel gitu," cerita Karen pada detikcom, Rabu (1/4/2026).

"Lalu memutuskan medchek karena ya selama 30 tahun hidup nggak pernah sama sekali karena aku memang orangnya jarang banget sakit, bahkan dirawat di RS pun nggak pernah selama 30 tahun itu," sambung perempuan yang tinggal di Cianjur, Jawa Barat ini.

Salah satu pemeriksaan medical check-up yang dilakukan Karen adalah rongent dada, dan ditemukan adanya "bayangan" di area mediastinum atau rongga antara paru. Karena belum jelas, pemeriksaan lanjutan perlu dilakukan.

Tidak lama dari momen tersebut, Karen tidak sengaja juga menemukan benjolan area di dekat leher. Benjolan tersebut tidak dapat terlihat secara kasat mata, tapi ketahuan jika ditekan oleh tangan.

"Beres itu, yaudah deh cepet ngomong ke dokter, (pemeriksaan) USG, dianjurin untuk biopsi. Yaudah biopsi di Bandung," cerita Karen melalui salah satu kontennya, dikutip detikcom dengan izin yang bersangkutan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi kanker, tapi karena masih rancu, Karen memutuskan pergi ke Malaysia untuk mencari second opinion. Dokter di Malaysia menyebut hasil dari pemeriksaan tersebut sudah jelas dan Karen perlu menjalani kemoterapi.

Pada akhir 2023, ia didiagnosis mengidap kanker limfoma hodgkins stadium 4 awal. Pada tahun 2024, Karen dinyatakan bersih setelah menjalani 12 kali sesi kemoterapi.

Meski demikian, ia tetap harus melakukan pemeriksaan setahun sekali selama 5 tahun pasca dinyatakan bersih, untuk memastikan sel kanker tersebut sudah sepenuhnya tidak ada.

Karen berharap kisahnya ini bisa menjadi inspirasi banyak orang. Ia berharap ada semakin banyak orang yang mengerti risiko kanker yang tidak bergejala dan tahu pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, untuk mengetahui risiko penyakit secara dini.

"Hayu ah, lebih aware dengan kondisi tubuh kita. Jangan yang sepele, di biarin aja. Mending sepele, di cek juga yah!!" tulis Karen di unggahannya yang lain.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kisah Wanita Cianjur Baru Ketahuan Idap Kanker setelah MCU, Ini Awal Mulanya"