Hagia Sophia

25 June 2026

Tips Mencuci Sayur dan Buah Sebelum Disantap

ilustrasi

Tren mengonsumsi sayur dan buah mentah (raw food) kian digandrungi banyak orang. Ini karena dinilai mampu mempertahankan kandungan nutrisi, vitamin, dan enzim alami yang rentan rusak akibat proses perebusan atau pemanggangan.

Namun, di balik manfaatnya yang melimpah, ada risiko kesehatan yang mengintai jika sayur dan buah tersebut tidak dibersihkan dengan benar. Beberapa jenis kuman tertentu justru dapat memicu gangguan pencernaan.

Dampak Tekanan Darah Tinggi pada Sejumlah Organ Tubuh

Hipertensi bisa jadi silent killer. Foto: Getty Images/courtneyk

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat merusak tubuh secara diam-diam selama bertahun-tahun sebelum gejalanya muncul. Secara umum, hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah mencapai 130/80 mmHg atau lebih tinggi.

Tensi darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh. Berikut sejumlah dampak tekanan darah tinggi terhadap kesehatan.

Piala Dunia 2026: Bosnia Vs Qatar, The Golden Lilies Menang 3-1


Bosnia dan Herzegovina meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026. The Golden Lilies mengalahkan Qatar 3-1 dan menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Bosnia vs Qatar digelar di Seattle Stadium, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB. Edin Dzeko cs unggul 2-1 di babak pertama.

Piala Dunia 2026: Swiss Kalahkan Kanada 2-1


Swiss meraih kemenangan 2-1 atas Kanada untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Swiss menjadi juara Grup B, sementara Kanada finis sebagai runner-up.

Laga Swiss Vs Kanada di matchday 3 Grup B Piala Dunia 2026 digelar di BC Place, Vancouver, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama belum lolos ke babak 32 besar.

Piala Dunia 2026: Kroasia Tundukkan Panama 1-0


Kroasia menang tipis 1-0 atas Panama dalam laga penyisihan Grup L Piala Dunia 2026. Hasil ini menjaga kans tim asuhan Zlatko Dalic ke fase gugur.

Bermain di Toronto Stadium, Rabu (24/6) pagi WIB, Kroasia langsung mengancam di menit ke-2, namun tandukan Luka Modric melenceng dari gawang Panama yang dijaga Orlando Mosquera. Menit ke-4, peluang Panama via tembakan Amir Murillo diblok Josip Sutalo.

Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Kongo, Los Cafeteros Menang 1-0


Timnas Kolombia memetik kemenangan tipis 1-0 atas Timnas Republik Demokratik Kongo dalam lanjutan Piala Dunia 2026. Los Cafeteros lolos ke babak 32 besar!

Bertanding di Atlanta Stadium, Rabu (24/6/2026) pagi WIB, laga Kolombia vs Kongo berjalan terbuka di babak pertama. La Tricolor tampil lebih mendominasi jalannya pertandingan.

Ini Kata Dokter Terkait Ginjal Kolaps saat Marathon

Efek dehidrasi saat marathon. Foto: Getty Images/GAPS

Di dalam dunia lari marathon, pelari 'kolaps' seringkali disebabkan karena masalah jantung atau kardiovaskular. Namun, tak banyak yang tahu bahwa organ lain yang juga bisa tumbang akibat aktivitas fisik yang terlampau ekstrem, yakni ginjal.

Salah satu pemicu ginjal kolaps saat marathon adalah kondisi bernaman rhabdomyolysis (rabdomiolisis), yaitu kondisi kerusakan jaringan otot. Kerusakan ini melepaskan komponen serat otot (seperti protein mioglobin dan elektrolit) ke dalam aliran darah, yang berisiko tinggi memicu gagal ginjal akut dan gangguan irama jantung.

Hipertensi Banyak Menyerang Anak Muda

Foto: Ilustrasi hipertensi (Getty Images/kali9)

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi. Hal ini membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Seiring waktu, hipertensi bisa merusak arteri dan jantung serta menyebabkan komplikasi serius, seperti serangan jantung atau stroke. Sayangnya, tekanan darah tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala sehingga sering disebut sebagai silent killer.

Olahraga Terlalu Ekstrem Bisa Picu Rhabdomyolisis

Ilustrasi marathon (Foto: Getty Images/Serega)

Ajang lari jarak jauh seperti marathon belakangan ini telah bergeser dari sekadar hobi, menjadi gaya hidup kaum urban. Sayangnya, tren ini sering kali tidak diimbangi dengan literasi medis yang cukup.

Banyak pelari pemula yang menganggap bahwa modal utama untuk menyelesaikan lintasan 42 kilometer hanyalah tekad yang kuat dan mental pantang menyerah. Padahal, lebih dari itu, ketidaktahuan dan ketidaksiapan bisa menjadi pemicu munculnya masalah kesehatan.