![]() |
| Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth |
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan kebijakan 'Nutri Level' untuk mengatur konsumsi Gula, Garam, Lemak (GGL) sektor pangan olahan masih akan menyasar industri besar.
"Kita mulainya dari yang chain besar dulu, bukan yang UMKM. Jadi yang UMKM kita bebaskan dulu," kata Menkes dalan konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).
Menkes menambahkan masa transisi penerapan 'Nutri-Level' ke industri adalah satu sampai dua tahun ke depan.
"Tapi tunggu peraturannya keluar. Karena tetap saja ada yang merasa 'Pak dua tahun kecepetan' ada yang merasa kelamaan. Tapi, kami akan kasih waktu yang cukup lah untuk masa transisi," katanya.
Kemenkes akan bekerjasama dengan BPOM untuk memantau jalannya aturan ini, sambil memberikan waktu untuk juga mengedukasi masyarakat.
Diharapkan masyarakat bisa lebih bijak dalam memilih makanan dan minuman, sehingga bisa mengurangi risiko terkena penyakit akibat GGL tidak terkontrol.
"Satu hal yang kami pelajari, kalau kesehatan itu dipaksakan pemerintah dalam bentuk program, hasilnya itu tidak pernah lebih baik, dibandingkan kalau kesehatan itu menjadi kesadaran pribadi dalam bentuk gerakan," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "RI Bakal Terapkan 'Nutri-Level', Menkes Kasih Bocoran Implementasinya"
