Hagia Sophia

17 April 2026

Imbas Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Menkes Bantah Dugaan Penculikan

Foto: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (Anggi/detikcom).

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membantah adanya isu penculikan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Isu ini mencuat setelah adanya kasus bayi dari Nina Saleha yang nyaris tertukar. Pihak RSHS Bandung dan Kementerian Kesehatan sebelumnya mengatakan bahwa ini murni sebagai kelalaian perawat.

"Nggak, nggak ada. Coba tanya ke RSHS," kata Menkes Budi singkat saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Ortu Somasi RSHS Bandung

Kasus bayi nyaris tertukar ini berbuntut panjang. Nina Saleha, ibu bayi yang hampir tertukar, resmi melayangkan somasi kepada RSHS Bandung.

Dikutip dari detikJabar, Selasa (14/4/2026), Nina didampingi tim kuasa hukumnya mendatangi RSHS pada Senin (13/4). Kedatangan mereka bertujuan menemui Direktur Utama RSUP Dr Hasan Sadikin, Rachim Dinata Marsidi, tapi yang bersangkutan dilaporkan tidak berada di tempat.

"Tapi karena Dirut-nya dibilang oleh bagian Biro Hukum masih ada acara, sehingga tidak bisa hadir, kita diskusi dengan pihak rumah sakit dan diwakili Biro Hukum, tapi tidak ada solusi, sehingga kita melayangkan surat somasi untuk pihak rumah sakit yang sudah kita siapkan," kata kuasa hukum Nina Saleha, Mira Widyawati, saat dihubungi detikJabar via sambungan telepon.

Mira menyebut pihak Nina memberikan tenggat kepada RSHS hingga tiga hari ke depan untuk menanggapi surat somasi tersebut. Jika tidak direspons, pihaknya mengancam akan melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

"Surat somasi ini isinya poin-poin penting yang belum terungkap, dan kita kasih waktu 3x24 jam. Kalau tidak merespons, kami akan melakukan pelaporan ke Bareskrim atau Polda Jabar," ucap Mira.

Polisi Meminta Keterangan RSHS Bandung

Meski belum ada laporan dari pihak Nina, Satreskrim Polrestabes Bandung turut menyoroti kejadian ini. Kasat Reskrim Polretabes Bandung, AKBP Anton mengatakan jika pihaknya sudah memintai keterangan pihak rumah sakit.

"Minggu kemarin kita sudah datangi rumah sakit (RSHS)," kata Anton kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

Anton menyebut kedatangannya ke RSHS untuk mengetahui SOP pemulangan pasien, khususnya pasien bayi. Kendati demikian, sampai saat ini kepolisian belum menerima laporan dari pihak Nina.

"Kami tetap lakukan penyelidikan," katanya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menkes Bantah Dugaan Penculikan di RSHS Bandung Imbas Bayi Hampir Tertukar"