![]() |
| Ilustrasi (Foto: Getty Images/sasirin pamai) |
Kanker ginjal dapat terjadi pada anak maupun orang dewasa. Meski menyerang organ yang sama, karakteristik, penyebab, hingga jenis kanker yang paling sering ditemukan pada kedua kelompok usia tersebut ternyata berbeda.
Dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi dr Nur Melani Sari, SpA-Subsp HO(K) menjelaskan, kanker pada anak tidak bisa disamakan dengan kanker pada orang dewasa. Pasalnya, mekanisme terjadinya penyakit pada keduanya sangat berbeda.
Menurutnya, masih banyak orang tua yang khawatir bahwa pola makan atau gaya hidup menjadi penyebab anak mereka mengalami kanker. Padahal, pada anak, kanker umumnya terjadi karena gangguan dalam proses perkembangan sel sejak awal kehidupan.
Ia mengibaratkan proses tersebut seperti perkembangan manusia dari bayi hingga dewasa. Dalam kondisi normal, sel akan berkembang secara bertahap hingga menjadi sel yang matang. Namun pada kanker anak, proses perkembangan tersebut dapat mengalami gangguan sehingga sel berkembang tidak normal.
"Yang sifatnya memang secara genetik cukup kompleks juga untuk dijelaskan. Biasanya terjadi pada awal kehidupan dan tidak, tadi ya, itu tidak berkaitan dengan pola atau gaya hidup," ucapnya dalam konferensi pers, Selasa (10/3/2026).
Sebaliknya, kanker pada orang dewasa umumnya terjadi pada sel yang sudah matang. Pada kelompok usia ini, kanker lebih sering dipicu oleh paparan berbagai faktor risiko dalam jangka panjang, seperti kebiasaan merokok, obesitas, hipertensi, paparan zat berbahaya di lingkungan, hingga proses penuaan sel.
Jenis Kanker Ginjal
Secara khusus pada kanker ginjal, jenis yang paling sering ditemukan pada orang dewasa adalah renal cell carcinoma. Jenis kanker ini diketahui memiliki sejumlah faktor risiko.
"Memiliki risiko-risiko yang tadi ya, merokok, obesitas, adanya hipertensi, penyakit ginjal kronis, penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang, faktor genetik, maupun usianya yang sudah lebih tua lagi," ucapnya.
Sementara itu, pada anak, kanker ginjal yang paling sering terjadi adalah nephroblastoma atau yang dikenal sebagai tumor Wilms. Berbeda dengan orang dewasa, kanker ginjal pada anak umumnya tidak disebabkan oleh gaya hidup, melainkan berkaitan dengan kondisi genetik atau kelainan perkembangan organ sejak lahir.
"Umumnya terjadi bukan karena gaya hidup, tetapi karena pasien kita atau anaknya memiliki kondisi-kondisi, tertentu yang sifatnya seperti genetik, yaitu kelainan genetik tertentu, kelainan perkembangan ginjal," lanjutnya.
"Jadi dia sudah memiliki kelainan bawaan ginjal, misalnya sindrom genetik tertentu atau sindrom bawaannya," lanjutnya.
Beberapa anak dengan tumor Wilms diketahui memiliki kelainan genetik atau sindrom bawaan tertentu, seperti WAGR syndrome, Beckwith-Wiedemann syndrome, dan Denys-Drash syndrome.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ini Jenis Kanker Ginjal yang Banyak Ditemukan pada Dewasa"
