Hagia Sophia

06 April 2026

Telur Rebus Miliki Berbagai Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Tubuh

foto: istimewa

Telur rebus sering menjadi pilihan bekal praktis untuk anak sekolah karena mudah dibuat, murah, dan mengenyangkan. Namun, masih banyak yang meremehkan manfaatnya.

Tidak sedikit orang tua yang ragu dan khawatir kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi jika lauk dalam bekal sekolahnya hanya berupa telur rebus. Padahal di balik tampilannya yang sederhana, telur menyimpan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

1. Bantu Otak Tetap Fokus di Sekolah
Kemampuan anak untuk tetap fokus di kelas tidak hanya dipengaruhi oleh metode belajar, tetapi juga dari asupan nutrisi yang dikonsumsi setiap hari. Bekal sederhana seperti telur rebus bisa memberikan kontribusi penting karena mengandung protein berkualitas tinggi serta berbagai mikronutrien yang dibutuhkan tubuh selama masa pertumbuhan dan perkembangan kognitif.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Public Health Nutrition tahun 2024 menyoroti peran telur dalam pola makan anak. Konsumsi telur dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting yang berkaitan dengan perkembangan anak, termasuk protein, kolin, vitamin B12, serta sejumlah mikronutrien lain yang berperan dalam fungsi otak dan perkembangan kognitif.

Penelitian ini menilai perkembangan anak menggunakan metode Ages and Stages Questionnaire dan menemukan bahwa anak yang mengonsumsi telur sebagai bagian dari pola makan hariannya menunjukkan perkembangan yang lebih baik pada beberapa indikator dibandingkan kelompok yang tidak makan telur.

2. Terhindar dari Risiko Obesitas
Bekal sekolah yang mengenyangkan sering membantu anak mengontrol rasa lapar selama beraktivitas di sekolah. Telur rebus menjadi salah satu pilihan yang cukup baik karena mengandung protein yang tinggi sehingga bisa memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan yang didominasi karbohidrat sederhana.

Protein dalam telur membantu memperlambat proses pengosongan lambung sehingga rasa lapar tidak cepat muncul. Kondisi ini membuat anak tidak mudah tergoda untuk makan camilan tinggi gula atau jajanan Ultra-Processed Food (UPF) yang sering dijual di kantin-kantin sekolah.

3. Mendukung Pertumbuhan
Selain membantu fungsi otak, telur juga berperan penting dalam proses pertumbuhan tubuh anak. Protein dalam telur mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan.

Nutrisi ini berperan dalam pembentukan otot, kulit, kuku, dan berbagai jaringan tubuh lain yang terus berkembang selama masa pertumbuhan. Karena itulah, memasukkan telur rebus ke dalam bekal sekolah bisa menjadi cara sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan protein harian anak.

4. Sederhana, Tapi Kaya Nutrisi
Dalam Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2017, satu butir telur rebus mengandung sekitar 70 kkal dengan protein sekitar 6 sampai 7 gram serta lemak sekitar 5 gram yang sebagian besar berasal dari kuning telur.

Proses merebus telur juga membantu menjaga kandungan nutrisinya tetap stabil. Vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan D relatif tidak banyak berkurang selama proses pemasakan. Vitamin B kompleks termasuk folat dan vitamin B12 juga masih terjaga karena pemasakan dengan air biasanya tidak mencapai suhu setinggi minyak panas.

Melihat kandungan nutrisi tersebut, orang tua tidak perlu lagi ragu atau khawatir jika lauk dalam bekal sekolah anak adalah telur rebus. Meski sederhana, lauk telur rebus tetap dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak untuk menjalani aktivitas belajarnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sekaya Ini Nutrisi Telur Rebus, Tega-teganya Dituduh Bikin Bisul"