Hagia Sophia

27 May 2026

BPOM: 2 Suplemen Thailand Picu Gangguan Jantung, Jangan Nekat Jastip

Foto: Getty Images/apomares

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) melaporkan dua suplemen yang teridentifikasi berbahaya, beredar di Thailand. Mengingat tidak sedikit tren 'jastip' suplemen dari luar negeri, BPOM RI mewanti-wanti efek jangka panjang yang bisa terjadi, bila tetap nekat menggunakan dua produk terkait.

Pertama suplemen dengan merek Chu U, mengandung sildenafil dan tadalafil, tidak terdaftar di BPOM. Produk ini dipasarkan untuk stamina pria. Sementara produk kedua adalah Imthip, suplemen yang diklaim bisa membuat langsing, rupanya mengandun furosemid.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menekankan kandungan tersebut seharusnya tidak ada dalam produk suplemen atau obat dengan izin berbahan alam. Pasalnya, penggunaan bahan kimia obat (BKO) perlu disertai resep medis alias pemantauan dokter.

"Obat bahan alam yang mengandung sildenafil, tadalafil, dan nortadalafil pada produk stamina pria berisiko menyebabkan gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak jika dikonsumsi tanpa pengawasan tenaga kesehatan," wanti-wanti Taruna dalam keterangan tertulis Jumat (22/5/2026).

"Sementara itu, penggunaan deksametason, prednisolon, natrium diklofenak, dan asam mefenamat secara tidak terkontrol pada produk pegal linu dapat memicu kerusakan ginjal, perdarahan lambung, hingga efek moon face akibat gangguan hormon. Selain itu, paparan zat seperti siproheptadin dan klorfeniramin maleat dalam jangka panjang tanpa dosis yang tepat berisiko menyebabkan kantuk berat, gangguan metabolisme, dan kerusakan fungsi hati," lanjutnya.

Sejauh ini, Taruna menekankan berdasarkan penelusuran BPOM, keduanya tidak beredar di Indonesia. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya peredaran produk lintas negara secara ilegal. Masyarakat diminta untuk tidak membeli atau mengonsumsi produk-produk tersebut untuk menghindari risiko kesehatan yang serius.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "BPOM Wanti-wanti 2 Suplemen Thailand Picu Gangguan Jantung, Awas Jangan Nekat Jastip"