![]() |
| Foto: Tang Hangbo/China Manned Space Engineering Office |
Selama lebih dari dua dekade, International Space Station (ISS) menjadi simbol kerja sama internasional dalam eksplorasi antariksa. Namun, jika ISS benar-benar dipensiunkan pada 2030 dan stasiun luar angkasa komersial belum siap beroperasi, dunia bisa memasuki babak baru, stasiun antariksa Tiangong milik China berpotensi menjadi satu-satunya laboratorium berawak permanen di orbit Bumi.
Situasi ini bukan terjadi secara kebetulan. Semuanya berawal lebih dari satu dekade lalu, ketika Amerika Serikat mengesahkan Wolf Amendment pada 2011. Aturan tersebut membatasi kerja sama bilateral antara NASA dan pemerintah China, sehingga praktis menutup peluang China untuk bergabung dalam program ISS.




















