Hagia Sophia

28 May 2026

Penerima MBG Capai 62,4 Juta Orang, Mulai Siswa Hingga Bumil-Busui

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (Foto: Antara Foto/Andry Denisah)

Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI mengungkap program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dinikmati 62,4 juta orang. Ini mencakup peserta didik, balita, ibu menyusui, hingga ibu hamil.

"Dari total penerima manfaat tersebut, kelompok peserta didik menjadi penerima terbesar dengan jumlah mencapai 48.350.393 orang. Angka ini setara dengan 76,1 persen dari total data induk peserta didik sebanyak 63.574.421 jiwa," bunyi keterangan Bakom RI, dikutip Antara, Minggu (24/5/2026).

Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN) per Jumat (22/5), penerima manfaat dari kelompok balita mencapai 6.303.775 orang atau sekitar 37,7 persen dari total data induk balita nasional. Untuk kategori ibu menyusui (busui), jumlah penerima tercatat sebanyak 2.066.533 orang atau 75,2 persen dari total sasaran.

Adapun penerima manfaat dari kelompok ibu hamil (bumil) mencapai 868.259 orang atau sekitar 35,3 persen, sedangkan kategori santri tercatat sebanyak 644.664 orang atau 44,2 persen dari total sasaran nasional.

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) operasional telah mencapai 29.225 unit di seluruh Indonesia. Sejak dimulai pada 6 Januari 2025, total sajian yang telah disalurkan mencapai 8,3 miliar porsi.

Program MBG juga telah menjangkau 374.175 sekolah penerima manfaat di seluruh Indonesia. Untuk mendukung operasional program, sebanyak 1.285.250 tenaga kerja terlibat, mulai dari pengolahan makanan hingga distribusi.

Anggaran MBG Dipangkas Kemenkeu

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah akan kembali melakukan pengematan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan dalam konferensi pers APBN KITA, di Kantor Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu.

Menurut Purbaya, realisasi anggaran MBG telah mencapai Rp 75 triliun atau 22,4% dari total keseluruhan kebutuhan anggaran. Adapun, sesuai dengan arahan Presiden, efisiensi MBG telah dilakukan dan sementara ini mencapai Rp 268 triliun. Anggaran ini dipangkas dari semula Rp 335 triliun yang semua ditetapkan tahun ini.

"Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan presiden sehingga dana BGN (Badan Gizi Nasional) bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut," kata Purbaya, Selasa (19/5/2026).

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Penerima MBG Tembus 62,4 Juta Orang, Jangkau Siswa sampai Bumil-Busui"