Hagia Sophia

06 July 2026

Kini Orang Inginkan Tampilan Wajah yang Lebih Alami

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/dimid_86

Standar kecantikan tampaknya mulai bergeser. Jika beberapa tahun terakhir wajah dengan filler tebal, bibir bervolume, hingga rahang yang dipahat menjadi tren, kini banyak orang justru menginginkan tampilan yang lebih alami.

Tren ini dikenal dengan istilah 'old money face'. Istilah tersebut menggambarkan wajah yang tetap mempertahankan karakter asli, tampak segar, tetapi tidak terlihat menjalani prosedur estetika secara berlebihan.

Dikutip dari The Telegraph, tren ini bahkan mulai memengaruhi industri mode. Sejumlah agensi model kembali mencari wajah-wajah natural yang tidak banyak mengalami perubahan akibat operasi plastik atau suntikan filler.

Dokter estetika David Jack mengatakan, klien dari kalangan 'old money' tetap melakukan perawatan kecantikan. Bedanya, mereka memilih prosedur yang hasilnya nyaris tidak terlihat.

"Mereka memilih prosedur yang tidak memberikan kesan telah melakukan perawatan, seperti skin booster, laser, polynucleotide, dan sedikit botox bila memang diperlukan," kata Jack.

Sebaliknya, mereka cenderung menghindari filler pada bibir, pipi, maupun rahang yang dapat mengubah bentuk wajah secara signifikan.

"Yang lebih ditonjolkan adalah individualitas. Mereka tidak ingin orang lain menyadari bahwa mereka menjalani terlalu banyak prosedur estetika," lanjutnya.

Tinggalkan 'Mar-a-Lago Face'

Dokter bedah kosmetik Georgina Williams mengatakan semakin banyak pasien yang secara khusus meminta agar wajah mereka tidak terlihat seperti 'Mar-a-Lago face', istilah yang digunakan untuk menggambarkan wajah yang tampak terlalu tegang akibat operasi plastik atau dipenuhi filler.

Menurutnya, pasien kini lebih tertarik menjalani terapi laser, terapi cahaya, maupun prosedur yang merangsang produksi kolagen agar kualitas kulit membaik tanpa mengubah bentuk wajah.

Operasi facelift pun umumnya baru dipertimbangkan ketika tanda-tanda penuaan mulai terlihat jelas, dengan tujuan tetap mempertahankan hasil yang alami.

Fokus pada Kesehatan Kulit

Tren 'old money face' juga menekankan pentingnya perawatan kulit dalam jangka panjang dibanding mengejar hasil instan.

Pendiri merek perawatan kulit U Beauty, Tina Craig, mengatakan kelompok ini lebih memilih rutinitas skincare yang konsisten daripada prosedur invasif menjelang acara penting.

"Mereka tidak mengejar solusi instan. Mereka lebih fokus merawat kulit secara bertahap dalam jangka panjang," ujarnya.

Hal serupa juga berlaku untuk perawatan rambut. Alih-alih menggunakan ekstensi rambut untuk menambah volume, banyak orang kini memilih terapi untuk memperkuat rambut dan mencegah kerontokan.

Selain itu, tren ini juga menunjukkan penerimaan terhadap tanda-tanda penuaan alami. Garis halus, kerutan, hingga flek akibat paparan sinar matahari tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang harus dihilangkan sepenuhnya.

Ahli perawatan wajah Teresa Tarmey mengatakan banyak kliennya tetap menikmati aktivitas luar ruangan, seperti berkuda, bermain ski, hingga berlayar. Mereka memahami bahwa gaya hidup tersebut dapat meninggalkan bekas pada kulit, tetapi memilih merawatnya tanpa berusaha menghapus seluruh tanda penuaan.

"Klien saya mau mengeluarkan banyak uang untuk facial dan produk perawatan kulit, tetapi mereka juga menerima bahwa ada batasan dari semua perawatan tersebut," katanya.

Menurut para ahli, tren old money face bukan bertujuan membuat seseorang tampak jauh lebih muda. Sebaliknya, tren ini lebih mengedepankan wajah yang sehat, segar, dan tetap mempertahankan ciri khas alami pemiliknya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Lagi Tren 'Old Money Face', Ternyata Begini Ciri-cirinya"