Hagia Sophia

13 February 2023

Gajah Berperan Penting dalam Penyelamatan Bumi, Ini Infonya

Gajah Ternyata Berperan Penting Selamatkan Bumi. Foto: Getty Images/Andrew Linscott

Hutan hujan di Afrika tengah dan barat, yang merupakan terbesar kedua di Bumi, dapat kehilangan 6-9% kapasitas penangkapan karbon atmosfernya jika komunitas gajah musnah. Pada akhirnya, ini akan semakin mempercepat pemanasan Bumi.

Gajah hutan memainkan peran penting dalam siklus karbon, karena mereka 'menipiskan' kanopi hutan hujan dengan memakan pohon tinggi yang tumbuh cepat yang menangkap lebih sedikit karbon. Ini menciptakan lebih banyak ruang dan sinar Matahari untuk pohon yang tumbuh lebih lambat di bawahnya yang menangkap lebih banyak karbon dari lingkungan.

"Jika kita kehilangan gajah hutan, kita akan melakukan tindakan merugikan global terhadap mitigasi perubahan iklim," kata ahli biologi Stephen Blake dari Saint Louis University di Missouri, dikutip dari Science Alert.

"Pentingnya gajah hutan untuk mitigasi iklim harus diperhatikan secara serius oleh pembuat kebijakan untuk menghasilkan dukungan yang dibutuhkan untuk konservasi gajah. Peran gajah hutan di lingkungan global kita tak bisa diabaikan," imbuhnya.

Menggunakan data dari studi sebelumnya dan informasi baru yang dikumpulkan di lapangan, tim menganalisis hampir 200 ribu catatan pola makan gajah hutan di Afrika, yang mencakup lebih dari 800 spesies tumbuhan.

Preferensi yang dimiliki gajah untuk pohon dengan kepadatan karbon yang lebih rendah tampaknya lebih disebabkan oleh nilai nutrisi yang mereka dapatkan, bukan karena ketersediaannya. Pohon-pohon itu lebih enak bagi gajah dan lebih mudah dicerna.

Untuk buah, gajah lebih menyukai pohon dengan kepadatan karbon lebih tinggi, yang memiliki buah lebih besar dan lebih manis. Ini berarti, gajah juga membantu mendistribusikan benih pohon-pohon berat karbon ini lebih jauh di sekitar hutan. Beberapa spesies pohon bahkan tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan hewan-hewan ini.

"Gajah memakan banyak daun dari banyak pohon. Mereka akan melucuti daun dari pohon, merobek seluruh cabang atau mencabut anak pohon saat makan, dan data kami menunjukkan sebagian besar kerusakan ini terjadi pada pohon dengan kepadatan rendah karbon," ujar Blake.

"Jika ada banyak pohon dengan kepadatan karbon tinggi di sekitar lingkungannya, itu berarti berkurang satu pesaing, yang dimusnahkan oleh gajah," tambahnya.

Diperkirakan ada kurang dari 500 ribu gajah Afrika di alam liar saat ini, turun dari 3-5 juta selama abad terakhir. Perburuan gading menyebabkan penurunan drastis ini, sebanyak 80% ternak hilang di beberapa daerah. Selain itu, hilangnya habitat dan konflik manusia-gajah semakin mengurangi jumlah populasi.

Studi baru ini menekankan pentingnya melindungi gajah Afrika, hewan terbesar yang masih ada di Bumi. Mereka adalah salah satu dari sembilan spesies megaherbivora, pemakan tumbuhan terestrial dengan massa tubuh lebih dari 1.000 kilogram.

Sekarang, jumlah megaherbivora jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Akibatnya, hutan tropis menderita. Studi saat ini direncanakan melihat daerah dan spesies lain, untuk meneliti bagaimana herbivora besar lainnya seperti gajah Asia dan primata dapat mempengaruhi kesehatan hutan hujan.

"Gajah adalah tukang kebun di hutan. Mereka menanami hutan dengan pohon-pohon dengan kerapatan karbon tinggi dan menyingkirkan gulma yang merupakan pohon-pohon dengan kerapatan karbon rendah. Mereka melakukan pekerjaan luar biasa untuk menjaga keanekaragaman hutan," tutup Blake.























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Gajah Ternyata Berperan Penting Selamatkan Bumi, Ini Alasannya"