Hagia Sophia

06 January 2024

Alami Sakit Kepala yang Parah Tiap Orgasme, Ternyata Ini Penyebabnya

Ilustrasi sakit kepala (Foto: Getty Images/iStockphoto/PORNCHAI SODA)

Seorang pasien wanita berusia 44 tahun di India, Anubha (bukan nama aslinya), mengalami sakit kepala yang parah tiap kali mengalami orgasme. Terlebih, sakit kepala yang dialaminya itu juga berdampak signifikan pada kualitas hidupnya.

Anubha mengatakan, berhubungan seks bersama suaminya memang menyenangkan. Namun, pada akhirnya aktivitas seksual tersebut berujung menyakitkan lantaran mengalami sakit kepala yang parah. Adapun sakit kepala yang dialami terletak di bagian belakang dan dimulai sesaat setelah dia mengalami orgasme.

Lantaran kondisinya yang semakin memburuk, Anubha dan suaminya, Ravi (bukan nama aslinya), memutuskan untuk ke dokter.

Ahli saraf, Dr Sudhir Kumar dari Apollo Hospitals, Hyderabad, mendiagnosis Anubha dengan sakit kepala yang terkait aktivitas seksual atau istilah medisnya, Headache Associated with Sexual Activity (HAWSA).

"Sakit kepala selama hubungan seksual atau setelah orgasme dapat memengaruhi satu hingga dua persen populasi," kata Dr Sudhir kepada The South First, dikutip Kamis (4/1/2024).

Dr Sudhir Kumar menjelaskan, Anubha memberitahunya bahwa setiap episode sakit kepala akan berlangsung selama 30-60 menit tanpa mual atau muntah. Menariknya, Anubha tidak memiliki riwayat migrain.

Suami Anubha mengaku awalnya berpikir sakit kepala yang dialami sang istri tatkala berhubungan seks bisa menjadi masalah psikologis, karena ini adalah pernikahan kedua.

"Saat ditanya secara detail oleh suaminya, Anubha membantah adanya gejala psikologis atau ketidakbahagiaan dalam pernikahannya. Dia rupanya mengungkapkan cintanya yang mendalam dan bersikeras bahwa dia juga tidak memiliki masalah dengan kehidupan seksual mereka," imbuh Dr Sudhir.

Kriteria diagnosis HAWSA, termasuk setidaknya dua episode rasa sakit di kepala dan/atau leher selama atau setelah aktivitas seksual.

Kriteria diagnostik lainnya meliputi rasa sakit di kepala yang meningkat intensitas dengan rangsangan seksual dan/atau memiliki intensitas eksplosif tiba-tiba tepat sebelum atau dengan orgasme.

"Rasa sakit dapat berlangsung dari satu menit hingga 24 jam dengan intensitas yang parah dan/atau hingga 72 jam dengan intensi ringan," jelas Sudhir.

"Selain itu, rasa sakit tidak dapat dijelaskan dengan lebih baik oleh diagnosis lain."

Setelah berkonsultasi dengan Anubha beserta suaminya, Dr Sudhir memberitahu Anubha dan suaminya, bahwa mereka tidak perlu menderita berkepanjangan. Ada perawatan medis yang efektif yang tersedia untuk kondisi Headache Associated with Sexual Activity (HAWSA).

"Orang harus memenuhi kriteria diagnosis sebelum menyatakan bahwa mereka memiliki HAWSA," ucapnya.

"Mereka yang mengalami episode pertama sakit kepala setelah aktivitas seksual, mungkin memerlukan pemindaian otak untuk mengecualikan penyebab lain sakit kepala," lanjutnya lagi.

Dr Sudhir mengatakan, keluhan Anubha bukanlah kasus pertama HAWSA yang dia tangani. Sebelumnya, ia telah menangani kasus dua pasien lain dengan gejala yang sama seperti Anubha.

Pertama, seorang wanita berusia 24 tahun yang sakit kepala serupa setelah orgasme dan selama hubungan seksual. Kedua, seorang pria berusia 30 tahun yang mengalami sakit kepala setelah masturbasi.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Curhat Wanita Sakit Kepala Parah Tiap Kali Orgasme, Ternyata Idap Kondisi Ini"