Hagia Sophia

15 January 2024

Tips Mudah untuk Atasi Kesemutan

Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

Pernahkah kamu merasakan sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum pada kaki atau tangan sehingga membuatmu sulit bergerak? Kondisi itu dikenal dengan sebutan kesemutan.

Dilansir dari WebMD, kesemutan termasuk kondisi yang umum terjadi dan bersifat sementara, sehingga tidak tergolong berbahaya. Kesemutan biasanya terjadi di kaki atau tangan.

Kondisi ini bisa terjadi ketika kamu duduk menyilangkan kaki dalam waktu lama, tertidur dengan lengan yang diletakkan di bawah kepala, atau bahkan saat mengenakan pakaian sangat ketat terlalu lama.

Sensasi bak tertusuk jarum akibat kesemutan, bagi sebagian orang terasa menyakitkan, tidak nyaman, serta mengganggu. Lantas, adakah cara mengatasi kesemutan?

Cara Mengatasi Kesemutan

Ketika merasakan kesemutan, kamu dapat melakukan cara sederhana berikut untuk menghilangkannya:

1. Rilekskan Bagian Tubuh
Kesemutan diakibatkan karena memberi tekanan terlalu lama pada bagian tubuh tertentu. Membuat rileks area yang kesemutan dengan melepaskan tekanan yang diberikan di bagian tersebut memungkinkan saraf kembali berfungsi normal. Sehingga sensasi kesemutan bisa hilang.

Sebagai contoh, kesemutan di kaki karena duduk sila dalam waktu lama. Maka kamu dapat meluruskan kaki terlebih dulu sampai kesemutannya hilang lalu mengubah posisi duduk.

2. Gerakkan Badan
Ketika ditekan lama, saraf tidak bisa mendapatkan oksigen. Dengan bergerak, sirkulasi oksigen dan aliran darah dapat membaik sehingga kembali lancar. Dan sensasi tertusuk jaruk akibat kesemutan bisa berkurang.

3. Kepalkan Tangan dan Lepaskan
Ketika kesemutan terasa di tangan, kamu dapat mengepalkan tangan dan melepaskannya selama beberapa kali. Gerakan ini bisa bantu meredakan tekanan pada saraf dan melancarkan kembali aliran darah.

4. Gerakkan Jari-jari Kaki
Jika kakimu kesemutan, coba gerakkan jari-jari kaki. Dengan begitu, oksigen dan darah kembali mengalir dan sensasi bagai tertusuk jarum dapat berhenti.

5. Goyangkan Kepala
Tak jarang kesemutan juga menyerang leher dan lengan. Kalau kamu merasakan kesemutan di bagian ini, coba goyangkan perlahan kepalamu. Dengan cara ini, saraf di leher bisa lebih rileks sehingga kesemutan dapat teratasi.

Itulah sederet cara sederhana untuk menghilangkan kesemutan di kaki, tangan, leher, dan bagian tubuh lainnya. Jadi kalau kamu kesemutan, jangan lupa praktikkan cara-cara di atas.

Namun jika kamu mengalami kesemutan yang berlangsung lama, segeralah menemui dokter karena bisa saja menjadi gejala atau tanda dari masalah kesehatan yang cukup serius.

Penyebab Kesemutan

Kesemutan terjadi ketika saraf mengalami gangguan karena diberi tekanan terlalu lama sehingga mengirimkan sinyal ekstra berupa sensasi tertusuk jarum tersebut dalam waktu sementara.

Kesemutan terjadi pada sebagian area tubuh. Paling umum terjadi di kaki dan tangan, tapi tak jarang juga kesemutan terasa di lengan bahkan wajah.

Walau sensasi yang ditimbulkan kesemutan dapat segera hilang, kondisi ini yang berlangsung lama perlu diwaspadai. Kesemutan yang lama dan disertai gejala lain seperti nyeri, gatal, dan mati rasa bisa menjadi tanda dari masalah medis tertentu.

Berikut kondisi medis yang dapat menyebabkan kesemutan:

1. Diabetes
Kesemutan yang berlangsung lama dapat menjadi tanda dari kerusakan saraf atau neuropati perifer. Sementara diabetes merupakan penyebab neuropati perifer yang paling umum.

Orang yang mengalami neuropati diabetes bisa merasakan kesemutan di kedua kakinya, yang kemudian dapat menjalar ke kaki bagian atas. Selain itu, kesemutan juga mungkin terasa di kedua tangan dan bisa menjalar ke bagian lengan.

Dalam banyak kasus, kesemutan dapat menjadi tanda awal diabetes.

2. Penyakit Sistemik
Orang yang mengalami gangguan ginjal, penyakit hati, kerusakan pembuluh darah, penyakit darah, amiloidosis, gangguan jaringan ikat dan peradangan kronis, ketidakseimbangan hormon (termasuk hipotiroidisme), serta kanker dan tumor jinak yang menimpa saraf bisa mengalami kesemutan sebagai gejala dari masalah kesehatan yang dialami.

3. Sklerosis Multipel
Penyakit ini membuat sistem kekebalan tubuh menyerang selubung mielin berlemak di sekitar serabut saraf di otak dan tulang belakang. Salah satu gejala umum dari penyakit ini adalah kesemutan pada tangan dan kaki.

4. Keracunan Zat Toksik
Kesemutan bisa menjadi tanda jika kamu terpapar bahan beracun seperti logam berat termasuk timbal, arsenik, merkuri, dan talium. Selain itu zat lain yang terkandung dalam obat-obatan tertentu seperti pada obat kemoterapi juga dapat membuat kesemutan.

5. Kekurangan Vitamin
Gejala kesemutan di tangan dan kaki juga dapat terjadi kalau kamu kekurangan vitamin E, B1, B6dan niasin. Kekurangan vitamin B12 bisa pula menyebabkan anemia pernisiosa, penyebab kerusakan saraf yang ditandai dengan kesemutan.

6. Kecanduan Alkohol
Orang yang kecanduan alkohol lebih mungkin mengalami kekurangan vitamin lantaran kebiasaannya yang buruk. Di sisi lain, terlalu banyak konsumsi alkohol juga bisa menyebabkan kerusakan saraf jenis neuropati alkoholik.

7. Kondisi Medis Lain
Selain yang dipaparkan di atas, kondisi medis seperti sindrom jebakan saraf dan penyakit autoimun juga dapat pula menjadi sebab kesemutan sering terjadi di beberapa bagian tubuh.

Bukah hanya itu, kesemutan bisa jadi gejala dari infeksi virus atau bakteri, seperti herpes zoster, herpes simpleks, penyakit lyme, serta HIV dan AIDS.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "5 Cara Sederhana Mengatasi Kesemutan, Lakukan Hal Ini"