Hagia Sophia

24 March 2024

Beberapa Gejala Penyakit Ginjal Stadium Awal pada Wanita

Ilustrasi penyakit ginjal pada wanita. (Foto: Getty Images/iStockphoto)

Penyakit ginjal dapat menyerang siapa saja, termasuk wanita. Jika terlambat terdeteksi, penyakit ginjal dapat menimbulkan dampak dan komplikasi yang bisa membahayakan nyawa. Karenanya, penting untuk mengetahui gejala penyakit ginjal stadium awal pada wanita.

Gejala sakit ginjal pada wanita baru akan dirasakan atau tampak jelas jika kerusakan ginjal sudah parah. Pada tahap awal, gejala yang muncul sering kali tidak khas dan mirip kondisi umum, seperti kelelahan atau susah tidur. Bahkan ada juga yang tidak menunjukkan gejala sama sekali, sehingga pengidapnya merasa tidak memiliki keluhan.

Akibatnya, banyak pasien yang tidak menyadari memiliki penyakit tersebut sehingga tidak bisa mendapat penanganan yang optimal.

Lantas, apa saja gejala penyakit ginjal stadium awal pada wanita yang mesti diwaspadai? Dikutip dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.

1. Kelelahan
Ginjal adalah organ yang berfungsi untuk menyaring racun dan kotoran dari dalam darah. Ketika ginjal mengalami masalah, maka fungsi tersebut tidak bisa bekerja dengan semestinya.

Akibatnya, racun dan kotoran yang seharusnya disaring menjadi menumpuk dalam darah. Hal ini dapat membuat seseorang akan mengalami gejala kelelahan, lemas, dan sulit berkonsentrasi.

2. Sering buang air kecil
Sering buang air kecil termasuk salah satu gejala penyakit ginjal stadium awal pada wanita yang umum terjadi.

Selain menyaring darah, ginjal juga berfungsi menyeimbangkan kadar cairan dan mineral dalam tubuh. Ketika ginjal bermasalah, maka fungsi tersebut akan ikut terganggu.

Alhasil, cairan dan mineral dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Inilah yang kemudian menyebabkan wanita menjadi lebih sering buang air kecil, terutama di malam hari.

3. Nyeri saat buang air kecil
Selain meningkatnya frekuensi ke kamar mandi, sensasi terbakar saat buang air kecil juga bisa menjadi indikasi penyakit ginjal stadium awal pada wanita. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah anyang-anyangan dan disuria.

Wanita yang mengalami disuria juga lebih sering buang air kecil, tapi dengan jumlah urine yang sedikit.

4. Perubahan pada urine
Penyakit ginjal stadium awal dapat menyebabkan sejumlah perubahan pada urine. Misalnya, perubahan dari segi warna dan bau.

Wanita yang mengalami penyakit ginjal stadium awal dapat mengeluarkan urine berwarna gelap. Selain warna yang lebih pekat, urine juga bisa memiliki bau yang lebih menyengat. Hal tersebut terjadi akibat penumpukan racun dan kotoran di dalam tubuh.

Selain perubahan warna dan bau, urine juga bisa memiliki bercak darah. Kondisi ini disebut juga dengan hematuria, dan dapat membuat urine berwarna pink atau merah terang.

5. Susah tidur
Seperti yang disebutkan sebelumnya, kesulitan tidur bisa menjadi salah satu gejala penyakit ginjal stadium awal pada wanita. Hal ini dapat disebabkan oleh penumpukan racun dan kotoran dalam darah. Penumpukan limbah tersebut dapat membuat pengidap penyakit ginjal menjadi tidak nyaman, sehingga memengaruhi kualitas dan waktu tidurnya.

6. Kulit gatal
Gatal-gatal pada kulit juga menjadi salah satu gejala penyakit ginjal stadium awal pada wanita yang kerap terabaikan. Hal ini dapat disebabkan oleh penumpukan racun dan kotoran dalam darah. Selain itu, ketidakseimbangan cairan tubuh akibat penyakit ginjal juga dapat membuat kulit menjadi kering dan mengalami gatal-gatal.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "6 Gejala Penyakit Ginjal Stadium Awal pada Wanita, Kerap Tak Disadari"