Hagia Sophia

18 February 2026

Anak Laki-laki Umur 11 Tahun Akan Dapat Vaksin HPV Gratis

Foto: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (Anggi/detikcom)

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan mulai tahun 2027, anak laki-laki usia 11 tahun akan menerima vaksin Human Papillomavirus atau HPV. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kanker rahim atau serviks di Indonesia.

Menkes menjelaskan meski laki-laki tidak bisa mengidap kanker serviks, tetapi mereka bisa menjadi pembawa atau carrier. Pada akhirnya, akan menularkan virus HPV penyebab kanker serviks ke pasangan seksualnya.

"Pada 2027, kita akan mulai ke laki-laki usia 11 tahun. Meskipun mereka tidak bisa mengidap kanker serviks, tetapi bisa transmitting the disease (membawa penyakitnya ke pasangan)," kata Menkes pada kampanye peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (16/2/2026).

"Mereka mungkin tidak akan kena kanker serviks, tetapi bisa menjadi pembawa. Oleh karena itu, kita mau mengakselerasi pencegahan kanker serviks dengan kampanye vaksin HPV yang masif," sambungnya.

Ia menjelaskan saat ini ada 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia, yang bisa melayani skrining atau deteksi dini kanker. Kemenkes menargetkan dalam lima tahun ke depan, ada 40 juta perempuan di Indonesia yang bisa dideteksi dini penyakit kanker.

Menkes menargetkan 40 juta orang dalam yang mendapatkan vaksin HPV dalam lima tahun. Seluruh perempuan di atas 30 tahun, minimal harus mendapatkan skrining kanker serviks dan payudara.

"Jika kita bisa menemukan mereka, maka bisa ditangani sedini mungkin karena kanker itu bisa disembuhkan. Tetapi, harus deteksi dini," tegas Menkes.

Dalam pemaparannya, kanker serviks menjadi pembunuh nomor dua terbanyak bagi perempuan setelah kanker payudara. Maka dari itu, pada 2023 pemerintah membuat program nasional vaksin HPV yang menargetkan 2,1 juta perempuan usia 11 tahun.

"Target kita 2,1 juta perempuan usia 11 tahun, dan dalam tiga tahun, kita telah mencapai 1,9 juta perempuan yang telah dideteksi dini kanker. Jadi, saya senang karena ini menjadi target yang ingin saya lihat," ucapnya.

Ke depannya, Kemenkes akan mengejar target perempuan usia 15 tahun untuk mendapatkan vaksin HPV. Ini berlaku bagi mereka yang belum menerima vaksin di usia 11 tahun.

Menkes juga tengah memikirkan untuk melakukan program lanjutan terkait pemberian vaksin HPV ini pada perempuan usia 21 tahun.

"Tetapi, yang jelas pada tahun 2027, kita akan imunisasi anak laki-laki untuk usia 11 tahun. Sehingga, diharapkan bahwa angka kanker serviks di Indonesia itu bisa turun," pungkasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Anak Laki-laki Umur 11 Tahun Bakal Dapat Vaksin HPV Gratis Mulai 2027"