Hagia Sophia

09 March 2026

IDAI: Sakit Campak Harusnya Jangan Keluyuran!

istimewa

Penyakit campak belakangan menjadi sorotan. Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengatakan, meski campak dapat terjadi pada semua usia, sebagian besar kasus memang ditemukan pada anak-anak, terutama balita dan anak usia sekolah.

"Orang dewasa bisa juga, ya, bisa kena," ucapnya dalam dalam tayangan detikSore, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, pada dasarnya semua orang bisa terinfeksi campak. Namun, tingkat keparahan penyakit dapat berbeda pada setiap orang, tergantung pada respons imun tubuh masing-masing.

Campak juga merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Penularannya bisa terjadi melalui siapa saja, terutama orang yang tetap aktif beraktivitas dan bertemu banyak orang. Karena itu, ia mengimbau orang yang sedang sakit campak seharusnya melakukan isolasi mandiri dan tidak bepergian ke mana-mana.

dr Piprim menjelaskan, jika pengidap campak tetap beraktivitas di luar rumah, risiko penularannya sangat tinggi. Bahkan, dalam satu pertemuan, virus campak bisa menular ke banyak orang sekaligus.

"Apalagi kalau dia sedang sakit campak, kan harusnya diisolasi tuh. Isoman. Itu harusnya isolasi. Nggak boleh keluyuran kemana-mana. Karena kalau ada keluyuran, ketemu 10 orang, 10-10-nya bisa kena semua," lanjutnya lagi.

Sebelumnya, selebgram Ruce Nuenda baru-baru ini menyampaikan permintaan maaf setelah dirinya beraktivitas di luar rumah saat sakit campak. Aksinya sempat menuai sorotan dan banyak teguran netizen.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Wanti-wanti IDAI: Sakit Campak Harusnya Isolasi, Jangan Keluyuran!"