Hagia Sophia

09 March 2026

BPOM: Daftar Makanan Ilegal dan Berbahaya

BPOM RI (Foto: Nayla Azalia Saparija/detikHealth)

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) Taruna Ikrar mengatakan sepanjang tahun 2025, pihaknya melakukan patroli siber di marketplace dan menemukan ribuan akun dan 197.725 tautan penjualan obat dan makanan ilegal/tidak sesuai dengan ketentuan.

Ikrar menjelaskan bahwa tautan terbanyak adalah penjualan kosmetik ilegal yang mencapai 73.722 tautan. Kemudian, obat bahan alam (OBA) termasuk obat kuasi (39.386 tautan), obat (35.984 tautan), dan pangan olahan (32.684 tautan). Sementara penjualan suplemen makanan mencapai 15.949 tautan.

"Dari ribuan akun yang telah di-takedown, BPOM mengidentifikasi dan menginventarisasi top 10 produk obat, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan ilegal/mengandung bahan berbahaya yang beredar di marketplace. Jumlah produknya sangat besar, mencapai 11,1 juta produk," sebut Taruna Ikrar di Jakarta (20/2/2026).

Sebagai tindak lanjut, BPOM telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Indonesia E-Commerce Association (idEA) untuk melakukan takedown/penurunan tautan penjualan dari akun-akun tersebut. Jumlah keseluruhan produk ini mencapai 34,8 juta, baik produk dalam negeri maupun yang berasal dari berbagai negara lain seperti China, Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, Australia, Tailan, dan Malaysia.

Dari hasil patroli siber, terdapat beberapa merek suplemen kesehatan dan pangan olahan ilegal terkonfirmasi mengandung BKO. Produk pangan olahan seperti Soloco Candy dan Akiyo Candy mengandung tadalafil serta Super Tonik Madu Kuat Alami Tahan Lama mengandung sildenafil.

"Produk yang dipastikan dicampur BKO ini dapat menyebabkan tekanan darah tidak stabil, kerusakan hati, dan ginjal, memicu serangan jantung, bahkan menyebabkan kematian."

Berikut daftar makanan atau pangan olahan tanpa izin edar (TIE) atau mengandung bahan kimia obat (BKO).
  • Soloco Candy. Asal produk dari Australia. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Administrasi Jakarta Pusat. Pelanggaran mengandung BKO (tadalafil).
  • Khophi 21 Days Female. Asal produk dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Administrasi Jakarta Timur. Pelanggaran tanpa izin edar (TIE).
  • CED Himalayan Pink Rock Salt. Asal produk dari Malaysia. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Medan. Pelanggaran tanpa izin edar (TIE).
  • Super Tonik Madu Kuat Alami Tahan Lama. Asal produk dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak di Kabupaten Bekasi. Pelanggaran mengandung BKO (sildenafil).
  • Akiyo Candy. Asal produk dari Thailand. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pelanggaran mengandung BKO (tadalafil).
  • Milo Malaysia. Asal produk dari Malaysia. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Medan. Pelanggaran tanpa izin edar (TIE).
  • Susu Walet. Asal produk dari Indonesia. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Samarinda. Pelanggaran tanpa izin edar (TIE).
  • 82 Serbuk Teh A1. Asal produk dari Malaysia. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Tanjung Pinang. Pelanggaran tanpa izin edar (TIE).
  • Kopi Hitam L-Karnitin. Asal produk dari China. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Bogor. Pelanggaran tanpa izin edar (TIE).
  • Kerry Cheese Powder. Asal produk dari Malaysia. Wilayah penjualan terbanyak di Kota Administrasi Jakarta Timur. Pelanggaran tanpa izin edar (TIE).

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "BPOM Umumkan Daftar Makanan Ilegal-Berbahaya Marak Dijual Online, Picu Serangan Jantung"