Hagia Sophia

09 March 2026

Ingin Tidur Lagi Usai Sahur? Ini Saran Dokter

Ilustrasi tidur setelah sahur. (Foto: Getty Images/golfcphoto)

Setelah sahur, rasa kantuk sering membuat seseorang ingin kembali tidur. Namun, kebiasaan langsung tidur setelah makan bisa memicu masalah kesehatan, terutama pada sistem pencernaan.

Lantas, jika terpaksa tidur lagi setelah sahur, kapan waktu yang ideal.

Selama bulan Ramadan, tubuh akan beradaptasi dengan perubahan jam makan dan tidur, terutama saat sahur. Meski begitu, bukan berarti setelah sahur seseorang boleh langsung berbaring.

Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menyarankan waktu yang ideal agar tidur tetap nyenyak dan tubuh sehat. Kebiasaan langsung berbaring setelah makan bisa memicu risiko asam lambung ke kerongkongan.

Hal ini perlu diperhatikan, terutama bagi orang dengan penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Menurutnya, kondisi itu terjadi karena tubuh sebenarnya memerlukan waktu untuk mencerna makanan dengan baik. Maka dari itu, disarankan untuk memberi jeda setidaknya dua jam setelah sahur dan kembali tidur.

"Setelah sahur jangan langsung tidur. Karena bisa meningkatkan risiko asam lambung naik," beber dr Aru.

"Isi lambung bisa menyebabkan GERD dan keluhan lainnya, seperti nyeri atau mual," pungkasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ingin Tidur Lagi Setelah Sahur? Dokter Ungkap Waktu Aman agar Tak Picu GERD"