![]() |
| Fredihan, seorang survivor kanker kolorektal. Foto: Tangkapan layar viral atas izin yang bersangkutan |
Bukti nyata kasus kanker kolorektal atau kanker usus besar makin banyak ditemukan sebelum usia 30 tahun, dialami Fredihan, seorang pria yang berdomisili di Bandung. Tepat beberapa bulan sebelum hari ulang tahunnya, ia mendapatkan diagnosis kanker kolorektal atau kanker usus besar.
Sebagai orang yang memang memiliki riwayat asam lambung, Fredihan kerap mengabaikan gejala di perut yang sebetulnya tak tampak biasa.
"Karena aku punya asam lambung, aku memang sering nyeri ulu hati dan mual," cerita Fredihan saat dihubungi detikcom Rabu (4/3/2026).
"Tapi waktu itu buang air besar (BAB) ku sering sekali diare, dua sampai tiga kali, dan sempat ada darahnya," tutur dia.
Beruntung, kata dia, kanker masih ditemukan pada stadium awal sehingga peluang kesembuhan relatif tinggi bahkan di angka 90 persen. Fredihan kini masih menjalani kemoterapi pasca ditemukan massa ganas di usus besar.
Apa yang dialami Fredihan menjadi pengingat kasus kanker kolorektal pada usia muda terus meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, tren peningkatan signifikan terjadi di bawah 40 tahun.
Gejalanya kerap tidak khas dan sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa, berikut ciri-cirinya dikutip dari Web MD:
- Diare atau konstipasi yang berlangsung lama
- Perubahan pola BAB
- BAB berdarah
- Nyeri atau kram perut yang tidak biasa
- Berat badan turun tanpa sebab jelas
Pada usia muda, banyak pasien menunda pemeriksaan karena merasa masih sehat atau mengira keluhan hanya masalah lambung. Padahal, deteksi dini sangat menentukan peluang kesembuhan, terutama bila masih stadium awal.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pria di Bandung Kena Kanker Usus Sebelum Usia 30, Keluhkan Gejala Awal Ini"
