Hagia Sophia

06 March 2026

Bisa Begini Efeknya ke Pencernaan Bila Tidur Lagi Usai Sahur

Ilustrasi tidur setelah sahur. (Foto: Getty Images/golfcphoto)

Sahur menjadi aktivitas penting sebelum berpuasa. Pada dini hari, orang-orang makan dan minum sebagai bekal menjalani puasa, sehingga waktu tidur pun berkurang.

Tak sedikit yang masih merasa mengantuk dan memilih kembali tidur setelah sahur. Padahal, kebiasaan langsung tidur setelah sahur bisa berdampak pada kesehatan pencernaan.

Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, mengatakan, setelah makan tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dengan baik.

Jika langsung berbaring atau tidur setelah makan sahur, risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan akan meningkat. Hal ini dapat memicu gangguan seperti penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Maka dari itu, dr Aru menyarankan untuk memberikan jeda setidaknya dua jam setelah sahur.

"Jadi diusahakan setelah sahur jangan langsung tidur. Habis sahur mungkin (bisa melakukan aktivitas) jalan ke masjid, sholat, baca Al-Qur'an, sehingga isi perut itu tidak naik ke atas," jelasnya saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

"Setelah 2 jam, mungkin sekitar jam 7, jangan lupa kalau mau tidur, mungkin sudah boleh," sambung dr Aru.

dr Aru mengungkapkan mengatur pola tidur setelah sahur bisa mendukung kelancaran saat berpuasa. Sebab, kebiasaan ini bisa berdampak baik pada kesehatan tubuh.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sering Tidur Lagi Setelah Sahur? Hati-hati, Bisa Begini Efeknya ke Pencernaan"