Hagia Sophia

06 March 2026

Sering Konsumsi Seblak Bisa Berdampak pada Sistem Reproduksi Wanita

ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Nazhira Syadni Tarisya)

Kebiasaan mengonsumsi seblak yang tinggi karbohidrat, lemak, dan kalori disebut dapat berdampak pada kesehatan secara menyeluruh, termasuk sistem reproduksi wanita.

Konsultan Obstetri dan Ginekologi, dr Sigit Pramono, SpOG, FRANZCOG, menjelaskan pola makan tinggi kolesterol dan karbohidrat, seperti seblak, terutama jika disertai kurangnya aktivitas fisik, dapat menyebabkan gangguan metabolisme dalam tubuh.

"Betul. Jadi makanan yang kolesterol tinggi, karbohidrat tinggi, ditambah dengan kurang olahraga, itu akan mengakibatkan metabolis yang tidak bagus di tubuh kita," ucapnya saat ditemui detikcom, Rabu (25/2/2026).

Ia menekankan, dampaknya tidak hanya berkaitan dengan risiko kista atau mioma, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada individu tersebut. Artinya, persoalan ini bukan semata soal organ reproduksi, melainkan kesehatan secara keseluruhan.

Karena itu, dr Sigit mengingatkan pentingnya menjaga gaya hidup sehat, khususnya bagi perempuan yang ingin mempertahankan fungsi reproduksi dalam jangka panjang.

Ia menambahkan, pola makan seimbang, istirahat cukup, serta rutin berolahraga menjadi kunci untuk menjaga kesehatan metabolik sekaligus menekan risiko gangguan reproduksi.

"Sebagai wanita yang harus menjaga fungsi reproduksi ke depannya, itu tetap diperhatikan gaya hidup. Jadi cukup istirahat, diet yang bagus, kurangkan karbohidrat, kurangkan gula, dan olahraga terakhir," ucapnya lagi.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Benarkah Sering Makan Seblak Bisa Picu Kista-Gangguan Reproduksi Wanita? Ini Kata Obgyn"