![]() |
| Wasit Daniel Siebert. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto |
Final UEFA Champions League 2025/2026 antara Paris Saint-Germain dan Arsenal tak hanya menghadirkan duel dua raksasa Eropa. Ada pula sosok menarik yang akan memimpin pertandingan tersebut, yakni wasit asal Jerman, Daniel Siebert.
Tak banyak yang tahu, sebelum menjadi salah satu wasit elite UEFA, Siebert pernah berprofesi sebagai guru di sekolah olahraga. Kini, pria berusia 42 tahun itu dipercaya memimpin laga terbesar dalam kariernya di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5).
Merujuk informasi pada artikel di situs resmi UEFA, Siebert disebut mengawali karier sebagai wasit sejak usia 14 tahun. Ia meniti karier dari level bawah hingga akhirnya masuk daftar wasit internasional FIFA pada 2015.
Di luar lapangan, Siebert juga menempuh pendidikan sebagai guru dan sempat mengajar di sekolah olahraga di Jerman. Pengalaman itu memberinya kesempatan berinteraksi dengan banyak pesepakbola muda berbakat.
"Keuntungan besar bagi saya adalah bekerja di sekolah olahraga dan banyak berinteraksi dengan pesepakbola berbakat sejak usia muda," kata Siebert dalam wawancara dengan UEFA.
Menariknya, musim ini ia sempat memimpin pertandingan yang melibatkan dua mantan muridnya yang kini bermain di Bundesliga, yakni Linton Maina dari FC Köln dan Fisnik Asllani dari Hoffenheim.
"Saat pertandingan mereka masih memanggil saya dengan sebutan Mr Siebert seperti saat di sekolah. Saya sampai harus bilang bahwa itu sudah tidak perlu lagi," ujarnya.
Telepon yang Mengubah Karier
Penunjukan sebagai wasit final Liga Champions menjadi momen yang tak akan dilupakan Siebert. Kabar itu ia terima langsung dari Direktur Perwasitan UEFA, Roberto Rosetti. Saat telepon masuk, Siebert sedang berada bersama istrinya di rumah.
"Itu momen yang sangat indah. Kebetulan istri saya ada bersama saya ketika Roberto Rosetti menelepon," kata Siebert.
"Saya mengaktifkan loudspeaker dan kami sama-sama sangat bersemangat. Roberto mengucapkan selamat kepada saya dan tim. Dia bilang kami pantas mendapatkan final ini. Itu momen yang sangat emosional."
Musim yang Nyaris Terganggu Cedera
Musim 2025/2026 sebenarnya tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Siebert. Ia sempat mengalami cedera betis yang membuatnya khawatir tidak bisa menyelesaikan musim dengan baik.
Namun proses pemulihan berjalan lancar dan ia berhasil kembali memimpin pertandingan-pertandingan penting Liga Champions. Final nanti akan menjadi laga Liga Champions ke-10 yang dipimpinnya musim ini, terbanyak dibanding wasit lain di kompetisi tersebut.
"Saya sempat khawatir karena tidak tahu seberapa cepat bisa pulih. Tapi dokter melakukan pekerjaan luar biasa dan membantu saya kembali fit," ujar Siebert.
Karena itu, ia menyebut penugasan ke final Liga Champions juga merupakan penghargaan bagi tim medis yang membantunya bangkit dari cedera.
Tetap Rendah Hati Jelang Final
Meski akan memimpin pertandingan terbesar dalam kariernya, Siebert menegaskan dirinya tetap ingin menjalankan tugas dengan tenang dan rendah hati.
"Memimpin final Liga Champions adalah pencapaian terbesar dalam karier saya. Saya sangat bahagia, tetapi tetap harus mendekati pertandingan ini dengan kerendahan hati."
Ia juga mengaku antusias saat membayangkan momen berjalan keluar menuju lapangan Puskas Arena.
"Saya pasti bersemangat, tetapi saya cukup baik dalam mengendalikan emosi dan tetap fokus pada apa yang harus dilakukan. Saya berharap bisa menikmati pertandingan dan tidak memberikan tekanan berlebihan kepada diri sendiri."
Kini, setelah bertahun-tahun membangun karier dari lapangan amatir hingga level internasional, Siebert akan menjadi orang yang memimpin duel terbesar musim ini saat PSG dan Arsenal berebut trofi Liga Champions.
Tim Wasit Final Liga Champions 2026
UEFA telah menunjuk tim perwasitan lengkap untuk memimpin final PSG melawan Arsenal.
- Wasit: Daniel Siebert (Jerman)
- Asisten Wasit: Jan Seidel dan Rafael Foltyn (Jerman)
- Wasit Keempat: Sandro Schärer (Swiss)
- Reserve Assistant Referee: Guadalupe Porras Ayuso (Spanyol)
- VAR: Bastian Dankert (Jerman)
- Assistant VAR: Robert Schröder (Jerman)
- VAR Support: Carlos Del Cerro Grande (Spanyol)
Artikel ini telah tayang di sport.detik.com dengan judul "Dulu Guru di Sekolah Olahraga, Kini Wasit Final Liga Champions PSG Vs Arsenal"
