![]() |
| Foto: iStock |
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara terkait ditemukannya seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) residen anestesi RSUD Tengku Rafian Siak, Riau, dalam kondisi meninggal dunia di area semak belukar, Selasa (14/7/2026).
Korban diketahui berinisial AKL (30), yang sedang menjalani pendidikan PPDS Anestesi di RSUD Tengku Rafian. Jenazah korban ditemukan di semak-semak di samping pagar luar rumah sakit.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI Azhar Jaya mengatakan pihaknya telah mengetahui peristiwa tersebut dan langsung meminta laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau serta pihak rumah sakit.
"Kami sudah mengetahui kasus tersebut dan sudah meminta keterangan lebih lanjut ke Dinkes Provinsi Riau dan RS terkait," kata Azhar kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).
Meski begitu, Kemenkes belum ingin berspekulasi mengenai penyebab kematian korban. Azhar menilai lokasi penemuan jenazah justru membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain sehingga penyebab kematian masih harus didalami.
"Tetapi jika melihat lokasi ditemukan di semak-semak maka kemungkinan besar ada pelaku lain yang meletakkan korban di situ, sehingga ada kemungkinan ini bukan bunuh diri dan mungkin juga bukan bullying," ujarnya.
Karena itu, Azhar menyebut pihaknya meminta menunggu hasil penyelidikan kepolisian sebelum menarik kesimpulan.
"Jadi kami masih menunggu informasi dari Dinkes Provinsi Riau dan penyidikan polisi lebih lanjut," imbuh Azhar.
Sebelumnya, warga Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di semak belukar di samping pagar luar RSUD Tengku Rafian, Selasa (14/7) sekitar siang.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan korban sebelumnya dilaporkan tidak dapat dihubungi sejak Senin (13/7) sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan hasil penelusuran, dua petugas keamanan rumah sakit bersama seorang sopir ambulans menyisir area semak-semak yang menjadi lokasi terakhir korban berdasarkan rekaman kamera CCTV. Sekitar pukul 11.30 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian dokter PPDS tersebut. Sementara itu, Kemenkes menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus dan menunggu hasil penyidikan resmi dari aparat penegak hukum.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kemenkes Buka Suara soal Kasus Dokter PPDS Ditemukan Tewas di Siak"
