Hagia Sophia

19 July 2026

Rahasia Panjang Umur dan Tetap Bahagia Bagi Lansia

Foto: Getty Images/eggeeggjiew

Memiliki umur panjang hingga usia 80 atau bahkan 100 tahun tentu belum cukup jika tidak disertai kualitas hidup yang baik. Ilmuwan saraf kognitif, Sandra Bond Chapman, PhD, menekankan pentingnya menjalani masa tua dengan pola pikir yang positif.

"Kita bisa mengambil langkah-langkah sederhana untuk mengoptimalkan kesehatan otak kita dari tahun ke tahun, dan memperpanjang fungsinya hingga usia lanjut," jelasnya, dikutip dari Prevention.

Lantas, kebiasaan apa saja yang dapat membantu seseorang tetap sehat, aktif, dan bahagia di usia senja? Berikut 11 kebiasaan sederhana yang dirangkum dari laporan tersebut.

1. Bangun Lingkungan Sosial yang Saling Mendukung
Lingkaran pertemanan yang solid ampuh mencegah kesepian. Sue Ross (74) dari Arizona, Amerika Serikat, aktif bersepeda bersama kelompoknya karena aspek persahabatannya.

"Kami semua agak gila, tetapi kami saling merangkul ketika salah satu dari kami kehilangan suaminya dan ketika yang lain bercerai," papar Sue.

2. Jangan Takut Menjadi Pemula di Usia Tua
Mempelajari hal baru melatih fokus otak. Pensiunan dokter bedah, Frederick Ballet (74), nekat belajar kitesurfing di usia 50-an.

"Ketika saya terlibat dalam aktivitas yang saya sukai, baik itu pekerjaan atau rekreasi, konsentrasinya total, tidak ada hal lain yang masuk," ujar pria dari Long Beach Island, New Jersey.

3. Luangkan Waktu di Alam Terbuka Setiap Hari
Menyatu dengan alam efektif meredakan stres akibat gawai. Pakar lingkungan, Peter Gros (70), menyarankan jalan-jalan di taman atau pantai.

"Anda akan hidup lebih bahagia jika meluangkan waktu setiap hari untuk berjalan-jalan di taman atau di pantai terdekat," saran Peter.

4. Mengabdi dan Membantu Sesama
Menjadi relawan memberikan tujuan hidup yang kuat. Callalilly Cousar (95) dari Philadelphia, telah mengabdikan hidupnya untuk membantu lingkungan sekitar.

"Sikap saya begini: Saya akan melakukan semua yang saya bisa, sebanyak yang saya bisa, selagi saya bisa," tegas Callalilly.

5. Berani Menetapkan Batasan Diri
Masa tua adalah waktu terbaik untuk menjaga kedamaian pikiran. Jessica Reiner (84) belajar membatasi kunjungan keluarga yang menginap demi kenyamanan fisiknya.

"Meskipun saya sangat menyukainya, saya tahu itu adalah batas kemampuan saya," kata Jessica dari New York City.

6. Belajar Mendengarkan Orang Lain
Mendengarkan cerita sesama memberikan perspektif hidup berharga. Ed Schuck (88) aktif menjadi sukarelawan pengantar lansia ke dokter.

"Pepatah 'Anda mendapatkan lebih banyak daripada yang Anda berikan' itu sangat benar," ungkap Ed.

7. Dukung dan Wariskan Ilmu ke Generasi Muda
Membantu generasi penerus menjadi cara meninggalkan warisan hidup yang bermakna. Ed Hajim (88) aktif merancang kurikulum pembimbing siswa.

"Kita tahu kita tidak akan hidup selamanya, tetapi membantu orang lain berarti kita mungkin akan diingat," tuturnya.

8. Tetap Aktif Bergerak dan Menari
Aktivitas motorik seperti menari merangsang sel otak. Judi Sheppard Missett (81), pendiri Jazzercise, mengatakan tarian baru sangat bagus melatih otak.

"Ketika Anda merasa baik tentang diri sendiri dan merasa sehat, energik, serta vital, hal itu membuat perbedaan besar," ungkap Judi.

9. Temukan Hobi Baru yang Menyenangkan
Olahraga kelompok santai mampu memperluas relasi sosial. Peter Galbraith (86) menceritakan keseruannya saat bermain pickleball.

"Orang-orang bersenang-senang, bertemu orang baru, dan tertawa... Ini tentang kesenangan; aspek sosialnya sangat menyegarkan," bebernya.

10. Jangan Takut Membuka Diri dan Berkenalan
Mencari teman baru, bahkan lewat aplikasi kencan, melatih keberanian sosial. D'yan Forest (90), seorang komedian, aktif mencari kenalan baru setiap hari.

"Jika Anda merasa malu, Anda dapat mencoba memecahkan ketegangan dengan lelucon dan senyuman," kata D'yan.

11. Hiduplah untuk Hari Ini
Fokus pada masa kini membuat masa tua berjalan lebih tenang. Rahasia pamungkas ini dipegang teguh oleh Deborah Szekely yang kini telah mencapai usia 103 tahun.

"Saya tidak menyesali kesalahan apa pun yang telah saya buat; saya bahkan tidak memikirkannya, karena itu sudah berlalu!" pungkas Deborah.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Mau Panjang Umur dan Tetap Bahagia? Ini Rahasianya"