Hagia Sophia

22 January 2023

Cerita Perjuangan Denada yang Anaknya Kini Dinyatakan Sembuh dari Leukemia

Momen haru Denada ceritakan pengalaman anak yang sembuh leukemia. (Foto: dok. Instagram @denadaindonesia)

Aisha Aurum, putri Denada diketahui sudah sembuh dari kanker darah atau leukemia. Denada mengatakan Aisha selesai menjalani kemoterapi setelah 2 tahun berjuang melawan leukemia. Aisha pertama kali mendapat diagnosis kanker darah saat berumur 5 setengah tahun. Ia kemudian membawa putrinya berobat ke Singapura.

Leukemia merupakan salah satu jenis kanker yang bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Leukemia menyerang sel-sel darah di tubuh dan, awalnya, berkembang di sumsum tulang. Organ tersebut memproduksi sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih.

Denada mengatakan Aisha hanya perlu ke rumah sakit saat akan menjalani kemoterapi atau ketika kondisi tubuhnya menurun. Penurunan ini terjadi setelah Aisha menjalani kemoterapi. Kemoterapi tidak sembarang dilakukan, tetapi tergantung pada kondisi tubuh Aisha.

"Habis dikemoterapi pasti drop jadi harus diopname. Begitu Aisha drop dokter harus melakukan cara-cara supaya (kondisi) Aisha bagus lagi, baru lanjut dikemoterapi. Begitu bisa dikemoterapi, dokter nggak akan buang waktu karena ada tanggal dan jamnya. Nggak boleh lebih dari time frame mereka. Protokolnya seketat itu" tutur Denada kepada Ashanty dalam podcast di Youtube Ngobrol Asix.

Saat ini, Aisha sudah bisa beraktivitas seperti anak sebayanya. Meskipun dinyatakan sembuh, Aisha masih membutuhkan pengecekan dan observasi dokter. Maka dari itu, Denada memilih menyekolahkan anaknya di Singapura untuk memudahkan check up ke rumah sakit.

Pengobatan Leukemia

Dikutip dari Mayo Clinic, leukemia memiliki berbagai pengobatan selain melalui kemoterapi. Berikut adalah pengobatannya.

1. Terapi target
Terapi target berfokus pada kelainan spesifik yang ada di dalam sel kanker. Pengobatan ini bertujuan untuk mematikan sel-sel penyebab kanker. Sel-sel leukemia Anda akan diuji untuk melihat apakah terapi yang ditargetkan dapat membantu Anda.

2. Terapi radiasi
Terapi ini menggunakan sinar-X atau sinar berenergi tinggi lain untuk merusak sel leukemia dan menghentikan pertumbuhannya. Selama terapi radiasi, pasien berbaring di atas meja. Mesin besar bergerak di sekitar tubuh dan mengarahkan radiasi ke titik-titik tertentu di tubuh Anda. Terapi ini dapat digunakan untuk mempersiapkan transplantasi sumsum tulang.

3. Transplantasi sumsum tulang
Transplantasi sumsum tulang membantu membangun kembali sel stem yang sehat dengan mengganti sumsum tulang yang rusak dengan sel bebas leukemia. Sel sehat akan meregenerasi sumsum tulang. Sebelum transplantasi, pasien menerima dosis kemoterapi atau terapi radiasi yang sangat tinggi untuk menghancurkan sumsum tulang penghasil leukemia.

4. Imunoterapi
Imunoterapi menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker. Sistem kekebalan tubuh yang melawan penyakit mungkin tidak menyerang kanker karena sel kanker menghasilkan protein yang membantunya bersembunyi dari sistem kekebalan tubuh. Imunoterapi bekerja dengan mengganggu proses itu.

5. Rekayasa sel kekebalan tubuh untuk melawan leukemia
Perawatan yang disebut terapi sel chimeric antigen receptor (CAR)-T ini mengambil sel T pelawan kuman tubuh pasien lalu merekayasa mereka untuk melawan kanker dan memasukkannya kembali ke dalam tubuh. Terapi ini bisa menjadi pilihan untuk jenis leukemia tertentu.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Denada Ceritakan Momen Haru Perjuangan Anak yang Kini Sembuh dari Leukemia"