Hagia Sophia

07 January 2024

Ini Kata Pakar Terkait Ceker Ayam Bisa Picu Kolesterol Tinggi

Ilustrasi ceker ayam (Foto: Getty Images/iStockphoto/chengyuzheng)

Ceker ayam kerap dijadikan sebuah cemilan atau pelengkap bahan makanan, seperti sup. Rasanya yang nikmat dan gurih tentu membuat banyak orang menjadikan ceker ayam sebagai makanan favorit.

Namun di balik rasa nikmat itu, ada anggapan yang beredar bahwa makan ceker ayam bisa meningkatkan kolesterol tinggi. Bagaimana faktanya?

Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh, dan sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel-sel hati. Pada dasarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk tetap sehat.

Adapun senyawa ini terbagi menjadi dua jenis, yakni kolesterol baik (HDL) dan jahat (LDL). Kolesterol baik atau HDL mampu menyerap kolesterol dan membawanya kembali ke dalam organ hati, kemudian membuangnya keluar dari tubuh.

Sebaliknya, kolesterol jahat dapat menumpuk di dinding pembuluh darah yang dapat menyumbat dan meningkatkan sejumlah risiko penyakit, seperti serangan jantung hingga stroke. Orang dengan kadar kolesterol tinggi perlu mulai mengatur pola makannya agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya, seperti serangan jantung dan stroke.

Kadar kolesterol umumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti usia, berat badan, hingga makanan tertentu. Terkait ceker ayam, ahli gizi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Tri Kurniawati menjelaskan ceker memiliki kadar air sebesar 65,08 persen, lemak sebesar 3,90 persen, protein sebesar 20,10 persen, dan kadar abu sebesar 8,16 persen.

Ceker ayam mengandung 19 asam amino di antaranya adalah asam aspartat, glutamin, hidroksiprolin, serin, glisin, histidin, arginin, treonin, alanine, prolin, tirosin, valin, metionin, sistin, ileusin, fenilalanin, triptofan, dan lisin.

"Komponen terbesar penyusun ceker ayam adalah kolagen yaitu sebesar 5,64 - 31,39 persen atau sebesar 28,73 - 36,83 persen dari total protein," tutur Tri, seperti dikutip dari laman UM Surabaya, Sabtu (6/1/2024).

Tri juga menjelaskan, ceker ayam mengandung lemak tak jenuh sebesar 5,5 gram per 100 gram atau 60 persen dari kebutuhan orang dewasa, serta 100 gram ceker mengandung kolesterol sebanyak 84 mg atau 20 persen dari kebutuhan harian orang dewasa.

"Jadi bila konsumsi ceker ayam dalam jumlah banyak atau sering akan menyebabkan peningkatan kolesterol yang bila terjadi secara terus-menerus akan menyebabkan badan mudah lelah bahkan pada akhirnya dapat menyebabkan gagal jantung atau stroke, " kata Tri.

Karenanya, ceker ayam memiliki beberapa manfaat bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Maksudnya wajar di sini adalah tidak terlalu sering dan tidak terlalu banyak.

"Dikatakan sering apabila konsumsi lebih dari tiga kali dalam satu minggu dan dalam jumlah yang lebih dari satu porsi dan secara terus menerus," imbuhnya.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Penjelasan Ahli soal Ceker Ayam yang Disebut Bisa Picu Kolesterol Tinggi"