Hagia Sophia

13 February 2026

Beda Sakit Perut Pencernaan Vs ISK

Ilustrasi (Foto: Getty Images/eternalcreative)

Sakit perut kerap dianggap sebagai gangguan pencernaan biasa. Padahal, nyeri di area perut juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih (ISK).

Spesialis urologi Prof dr Harrina Erlianti Rahardjo, SpU(K), PhD menjelaskan, terdapat perbedaan khas antara sakit perut akibat ISK dan nyeri perut yang disebabkan gangguan saluran cerna.

Menurut Prof Harrina, sakit perut yang berkaitan dengan ISK umumnya disertai gejala khas pada saluran kemih.

"Biasanya kalau sakit perut karena ISK itu disertai juga dengan gejala-gejala yang tadi, kencingnya sakit, kencingnya berubah warna, baunya berubah, bisa jadi berdarah gitu. Dan juga dikonfirmasi dari hasil lab urine atau urinalisis," ucapnya kepada detikcom, Senin (9/2/2026).

Sementara itu, sakit perut yang berasal dari gangguan pencernaan biasanya disertai keluhan pada saluran cerna. Misalnya diare, atau sebaliknya mengalami konstipasi, yakni sulit buang air besar hingga berhari-hari.

Dari sisi lokasi nyeri, Prof Harrina menambahkan pada ISK, terutama yang melibatkan kandung kemih, nyeri umumnya dirasakan di perut bagian bawah dan di area tengah. Jika nyeri terasa dominan di sisi kiri atau kanan perut, maka perlu dipertimbangkan kemungkinan penyebab lain.

"Jadi kalau misalnya dia lebih ke kiri atau ke kanan ya kita mungkin harus berpikir yang lain juga. Seperti saluran cerna atau organ-organ kewanitaan ya, seperti indung telur, kemudian rahim, karena organ-organ itu letaknya sangat berdekatan gitu," sambungnya lagi.

Karena itu, sakit perut sebaiknya tidak langsung dianggap sepele. Perhatikan lokasi nyeri dan gejala yang menyertai, terutama bila disertai keluhan saat buang air kecil. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya agar penanganan yang diberikan sesuai dan tepat sasaran.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Urolog Ungkap Beda Sakit Perut Pencernaan Vs ISK, Waspadai Jika Mengalaminya"