Hagia Sophia

18 July 2026

Ini Alasan Banyak Orang Selalu Bawa Camilan

Foto: Getty Images/fcafotodigital

Bagi banyak orang, membawa camilan saat beraktivitas sudah menjadi kebiasaan. Baik di kantor, kampus, maupun saat bepergian, camilan seakan menjadi pelengkap aktivitas sehari-hari.

Melansir situs resmi Food Navigator Europe, data dari perusahaan riset pasar global, Mintel, lebih dari 80% konsumen di Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat memiliki kebiasaan ngemil di antara waktu makan. Bahkan, lebih dari 90% warga Amerika mengonsumsi satu hingga tiga camilan setiap harinya.

Lantas, apa alasan orang suka sekali camilan? Dikutip dari situs resmi Food Navigator Europe, berikut tiga alasan camilan kerap menjadi 'barang wajib' yang selalu masuk tas.

1. Camilan Jadi Bagian dari Gaya Hidup
Kebiasaan mengonsumsi camilan ternyata sudah berkembang sejak era 1950-an hingga 1960-an. Pada masa itu, camilan kemasan seperti keripik kentang, pretzel, dan cokelat batangan mulai dipasarkan secara luas sebagai pilihan praktis untuk dinikmati bersama keluarga.

Memasuki tahun 1970-an, inovasi camilan semakin berkembang dengan hadirnya makanan siap saji yang dapat dipanaskan menggunakan microwave, seperti popcorn. Pada periode yang sama, granola bar juga mulai dikenal sebagai pilihan bagi konsumen yang semakin peduli terhadap pola hidup sehat.

Tren tersebut pun terus berlanjut pada era 1980-an. Industri camilan tumbuh pesat dengan menghadirkan beragam varian rasa keripik kentang, campuran camilan gurih, hingga produk dalam kemasan individu yang lebih praktis. Memasuki dekade 1990-an, perhatian masyarakat mulai beralih ke camilan yang lebih ringan, seperti biskuit rendah lemak dan camilan berbahan buah.

Sementara itu, sejak tahun 2000-an, tren camilan semakin mengarah pada pilihan yang lebih sehat dengan fokus pada camilan organik, alami, dan gandum utuh bebas bahan pengawet serta pewarna buatan. Dilansir dari situs resmi convenience.org, data Circana menunjukkan 64,1% konsumen secara aktif mencari camilan yang baik untuk kesehatan.

Seiring berkembangnya, camilan pun tidak lagi sekadar menjadi pengganjal lapar, namun bagian dari gaya hidup. Kini, masyarakat juga mempertimbangkan aspek kepraktisan, kandungan bahan, dan kemudahan dibawa saat memilih camilan untuk menemani aktivitas sehari-hari.

2. Kepraktisan Jadi Salah Satu Alasan Utama
Kepraktisan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perkembangan industri camilan. Berdasarkan US Snack Index dari Frito-Lay, masyarakat kini memiliki waktu yang semakin terbatas untuk menyiapkan dan menikmati makanan utama. Rata-rata orang Amerika bahkan hanya menghabiskan sekitar 52 menit per hari untuk menyiapkan sekaligus menyantap makanan.

Akibatnya, banyak orang mulai menjadikan camilan sebagai bagian dari menu harian atau mengombinasikannya dengan makanan lain. Tren ini meningkat sekitar 35% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama di kalangan generasi Milenial dan Gen Z.

Di sisi lain, perubahan perilaku belanja juga turut mendorong pertumbuhan konsumsi camilan. Sejak pandemi, semakin banyak masyarakat memilih membeli camilan online karena dinilai lebih praktis dan menawarkan pilihan produk lebih beragam, termasuk yang disesuaikan dengan kebutuhan maupun preferensi konsumen.

3. Inovasi Makanan Mengikuti Kebutuhan Masyarakat
Perubahan gaya hidup turut mendorong industri camilan terus berinovasi. Setelah pandemi, masyarakat cenderung lebih banyak menikmati makanan di rumah maupun saat beraktivitas di luar, sehingga produsen mulai menghadirkan produk yang semakin praktis, mudah dibawa, dan siap dikonsumsi kapan saja.

Konsumen kini juga semakin tertarik mencoba cita rasa baru. Berbagai produk camilan dengan inspirasi rasa dari Asia, Amerika Latin, hingga Timur Tengah mulai bermunculan. Tren rasa pedas pun terus berkembang dan menjadi salah satu favorit di berbagai kategori makanan ringan.

Selain rasa, inovasi juga menyasar kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Kini, muncul berbagai produk camilan fungsional yang mengandung sumber serat, protein, hingga bahan alami yang mendukung gaya hidup aktif.

Tak hanya itu, saat ini juga muncul berbagai snack fruit, camilan berbasis buah sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati buah dengan cara yang lebih praktis. Inovasi ini menunjukkan bahwa camilan tidak lagi sekadar menjadi teman bersantai, tetapi juga dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat modern.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kenapa Banyak Orang Selalu Bawa Camilan? Ini Alasannya"