Hagia Sophia

28 December 2023

Ini Gejala Infeksi Varian JN.1 yang Jadi Pemicu Kenaikan Kasus COVID-19

Ilustrasi. Foto: Getty Images/loops7

Varian JN.1 disebut-sebut menjadi pemicu kenaikan kasus COVID-19 saat ini, termasuk di Indonesia dan Singapura. Baru-baru ini, muncul laporan seorang pasien COVID-19 dengan infeksi varian JN.1 meninggal dunia di Batam, dalam keadaan memiliki riwayat penyakit komorbid dan belum divaksin booster.

Diketahui, pasien JN.1 tersebut sempat dirawat di ICU dan mengalami gejala berat. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi menyebut, pasien tersebut baru menerima satu dosis vaksin COVID-19.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyebut, varian JN.1 memiliki kemampuan tinggi dalam menyebar. Lantas, bagaimana dengan tingkat keparahan gejalanya?

"Pertumbuhan JN.1 yang berkelanjutan menunjukkan bahwa virus ini lebih mudah menular atau lebih baik dalam menghindari sistem kekebalan tubuh kita," terang pihak CDC dikutip dari Mirror News UK, Rabu (27/12/2023).

"Saat ini, tidak ada bukti bahwa JN.1 menimbulkan peningkatan risiko publikasi kesehatan dibandingkan varian lain yang beredar saat ini," terangnya lebih lanjut.

Menurutnya, varian COVID yang berbeda memang bisa menimbulkan gejala yang berbeda juga. Namun para ahli memperingatkan, sulit untuk mengetahui perubahan kecil gejala pasien COVID-19 dengan infeksi varian yang berbeda. Pasalnya, masyarakat memiliki tingkat antibodi yang beragam, yang diperoleh dari vaksin, infeksi alamiah, maupun keduanya.

"Saat ini tidak diketahui apakah infeksi JN.1 menimbulkan gejala yang berbeda dari varian lainnya. Jenis gejala dan seberapa parahnya biasanya lebih bergantung pada kekebalan dan kesehatan seseorang secara keseluruhan dibandingkan varian yang menyebabkan infeksi," jelas CDC.

Sejauh ini, diketahui bahwa gejala COVID-19 dengan infeksi varian JN.1 mirip dengan penyakit lain yang seringkali muncul saat musim dingin seperti flu, pilek, atau infeksi saluran pernapasan. Gejala tersebut berupa:
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Demam
  • Perubahan atau hilangnya rasa atau bau
  • Hidung mampet dan pilek
  • Kelelahan
  • 'Brain fog'
  • Sesak napas
  • Gejala gastrointestinal (sakit perut, diare ringan)

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sederet Gejala Infeksi Varian JN.1, Picu Kematian Pasien COVID-19 di Batam"