![]() |
| Presiden AS Donald Trump. Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI |
Gedung Putih merilis memo resmi hasil pemeriksaan fisik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Jumat, 30 Mei lalu. Meskipun dokter menyatakan bahwa sang presiden berada dalam kondisi kesehatan yang sangat prima, tim medis tetap memberikan catatan khusus mengenai gaya hidup dan berat badannya.
Pemeriksaan fisik yang dilakukan di Walter Reed National Military Medical Center ini menjadi sorotan, mengingat Trump akan merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada 14 Juni mendatang dan memegang rekor sebagai presiden tertua dalam sejarah AS saat dilantik.
Dalam memo yang dirilis oleh dokter kepresidenan, Dr Sean Barbabella, tertulis bahwa Trump mendapatkan konseling preventif untuk menjaga kebugaran di usia senjanya.
"Konseling preventif telah diberikan, termasuk panduan tentang diet, rekomendasi untuk mengonsumsi aspirin dosis rendah, peningkatan aktivitas fisik (olahraga), dan penurunan berat badan secara berkelanjutan," tulis Dr. Barbabella dikutip dari CNN, Senin (1/6/2026).
Berdasarkan catatan medis terbaru, presiden dengan tinggi badan 190 cm tersebut kini memiliki berat badan 238 pon (sekitar 108 kg). Angka ini menunjukkan kenaikan jika dibandingkan dengan berat badannya pada pemeriksaan April tahun lalu yang berada di angka 224 pon (sekitar 101 kg).
Kondisi Jantung 14 Tahun Lebih Muda
Meskipun ada imbauan untuk diet, Dr Barbabella menegaskan bahwa fungsi fisik dan kognitif Trump sepenuhnya fit untuk menjalankan seluruh tugas sebagai kepala negara dan panglima tertinggi. Bahkan, hasil analisis elektrokardiogram (EKG) berbasis kecerdasan buatan (AI) menunjukkan hasil yang mengejutkan terkait kesehatan jantung sang presiden.
"Analisis EKG berbasis AI memperkirakan usia jantungnya sekitar 14 tahun lebih muda daripada usia kronologisnya yang sebenarnya," ungkap Dr Barbabella.
Pemeriksaan neurologis komprehensif juga menunjukkan status mental, refleks, gaya berjalan, dan keseimbangan yang sepenuhnya normal.
Klarifikasi Soal Kaki Bengkak dan Tangan Memar
Rilisnya memo medis ini sekaligus menjawab spekulasi publik setelah beberapa foto menunjukkan adanya perubahan fisik pada Trump dalam beberapa waktu terakhir.
Dokter mengonfirmasi adanya sedikit pembengkakan pada kaki bagian bawah akibat kondisi chronic venous insufficiency (gangguan katup pembuluh darah vena). Namun, kondisi tersebut dilaporkan sudah jauh membaik dibandingkan tahun lalu.
Sementara untuk memar di tangan yang sempat viral di media sosial, tim medis menjelaskan bahwa hal itu adalah kondisi jinak yang wajar terjadi akibat gesekan jaringan lunak saat sering bersalaman, diperberat oleh efek konsumsi aspirin untuk pencegahan kardiovaskular.
Sesaat setelah pemeriksaan selesai, Trump sendiri sempat menuliskan pesan singkat melalui platform Truth Social miliknya untuk menenangkan pendukungnya, "Semuanya diperiksa dengan HASIL SEMPURNA."
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dokter Gedung Putih Minta Trump Olahraga dan Diet, Berat Badannya Naik Segini"
