![]() |
| Stres yang tinggi berdampak bagi kesehatan. Foto: Getty Images/MTStock Studio |
Di tengah kadar stres yang tinggi, banyak yang berharap punya umur panjang dan tetap sehat sampai tua. Dokter menyarankan asupan nutrisi yang baik, dan terutama diimbangi dengan olahraga.
"Begitu kita rutin olahraga, akhirnya ya berat badan lebih stabil. Nggak gampang untuk naik turun," kata praktisi kesehatan dr Diana Felicia Suganda, SpGK dalam diskusi dengan Frisian Flag, Jumat (29/5/2026).
"Kemudian, kalau olahraga biasanya ada hormon yang dihasilkan, hormon happy. Makanya biasanya pas olahraga happy kan?" kata dr Diana.
Saat olahraga, tubuh melepaskan serotonin dan dopamin, hormon-hormon yang dikenal sebagai hormon bahagia. Menurut dr Diana, hal itu membuat olahraga tak hanya baik untuk kesehatan fisik tapi juga mental karena bersifat stress relieving.
"Orang Indonesia pasti stresnya banyak, release stresnya gimana? Ya olahraga dong. Itu stresnya lebih released," lanjut dr Diana.
Tidak kalah penting, asupan nutrisi juga perlu dipenuhi. Terkait aktivitas fisik, maka tubuh juga membutuhkan protein sebagai building block untuk membangun dan memelihara sel-sel tubuh sehingga bisa mendukung longevity.
"Longevity itu kamu umur panjang, tapi kamu sehat. Jadi bukan cuma umur panjang tapi risiko penyakit banyak," katanya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ingin Panjang Umur dan Awet Sehat? Ini Saran Dokter"
