![]() |
| Foto: Huseyin Yildiz/Anadolu Agency |
Sebuah peta dunia berusia sekitar 440 tahun kembali memicu perdebatan mengenai lokasi Bahtera Nuh. Seorang peneliti independen mengklaim ilustrasi pada peta tersebut menunjukkan lokasi yang sama dengan situs di Turki yang selama puluhan tahun diyakini sebagian orang sebagai tempat berakhirnya perjalanan bahtera setelah banjir besar.
Peta itu adalah Planisphere karya kartografer Italia Urbano Monte yang dibuat pada 1587. Terdiri dari 60 lembar gambar tangan yang jika disusun membentuk lingkaran berdiameter sekitar tiga meter, peta ini merupakan salah satu peta dunia terbesar pada masanya dan kini disimpan di David Rumsey Map Center, Stanford University.



















