Hagia Sophia

18 July 2023

Pelaut Bersama Anjingnya Bertahan Hidup di Laut Lebih dari 2 Bulan

Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff)

Seorang pelaut Australia dan anjingnya berhasil bertahan hidup lebih dari dua bulan di lautan luas Samudra Pasifik. Mereka diselamatkan di lepas pantai Meksiko setelah helikopter yang menemani kapal pukat tuna melihat katamaran mereka yang rusak.

Pelaut bernama Tim Shaddock itu awalnya pergi meninggalkan Meksiko menuju Polinesia Perancis di bulan April bersama anjingnya.

Saat perjalanan, perahu mereka rusak akibat badai yang menghantam. Shaddock memulai perjalanannya lebih dari 6.000 km (3.728 mil) dari kota Meksiko La Paz, dan terdampar setelah elektronik kapalnya terputus oleh cuaca buruk.

Hal tersebut membuat Shaddock dan anjingnya hanyut di lautan Pasifik Utara yang luas dan berbahaya. Lantaran hanyut di lautan luas, Shaddock dan anjingnya bertahan hidup dengan memakan ikan mentah dan minum air hujan.

Dokter di kapal pukat tuna mengatakan kepada media 9News Australia bahwa pria itu memiliki tanda-tanda vital yang normal. Meski begitu, kondisinya jauh lebih kurus dan berjanggut lebat tak seperti sebelumnya.

"Stabil dan sehat," kata seorang dokter, dikutip dari BBC.

Di samping itu, Shaddock mengatakan bahwa alat tangkap telah membantunya untuk bertahan hidup. Ia juga berhasil menghindari sengatan matahari dengan berlindung di bawah kanopi perahunya.

"Saya telah melalui cobaan yang sangat sulit di laut," katanya Shaddock.

Setelah misi penyelamatannya, Shaddock akan menjalani tes medis dan menerima lebih banyak perawatan jika diperlukan.

"Saya hanya butuh istirahat dan makanan enak karena saya sudah lama sendirian di laut. Kalau tidak, saya dalam keadaan sehat," lanjutnya lagi.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Geger Pria Terdampar di Laut Berbulan-bulan, Begini Kondisinya saat Ditemukan"