![]() |
| Kru Artemis II saat berada di luar angkasa (Foto: via REUTERS/NASA) |
Salah satu astronaut di misi Artemis II, Christina Hammock Koch membagikan pengalamannya untuk belajar jalan dengan gravitasi, usai 10 hari berada di luar angkasa.
Dalam video yang diunggah Koch di @astro_christina, dirinya menunjukkan perjalanan rehabilitasi yang tidak mudah. Pendaratan di laut lepas California hanyalah awal dari kembalinya Koch ke kehidupan normal.
Dalam video tersebut, Koch tampak kesulitan untuk tetap tegak dan berjalan lurus, bahkan seminggu setelah mendarat di air. Hal ini menunjukkan bahwa otaknya masih berusaha menentukan arah.
"Ketika orang hidup dalam gravitasi mikro, sistem dalam tubuh kita yang telah berevolusi untuk memberi tahu otak kita bagaimana kita bergerak, organ vestibular, tidak bekerja dengan benar," tulis Koch, dikutip Senin (20/4/2026).
"Otak kita belajar untuk mengabaikan sinyal-sinyal itu dan jadi ketika kita pertama kali kembali ke gravitasi, kita sangat bergantung pada mata kita untuk mengarahkan diri kita secara visual," lanjutnya.
Menurut Koch, mempelajari hal ini dapat membantu menginformasikan bagaimana seseorang dapat mengobati vertigo, gegar otak, dan kondisi neuro-vestibular lainnya di Bumi.
Koch mengatakan dirinya bersama tiga rekan astronaut lain, sudah kembali beradaptasi dengan gravitasi Bumi pada tujuh hari pasca-splashdown atau pendaratan.
Kenapa Bisa Terjadi?
Dikutip dari laman National Aeronautics and Space Administration (NASA) bahwa semakin lama para astronaut berada di luar angkasa, maka akan semakin sulit pula otaknya untuk beradaptasi dengan gravitasi.
Sebagai contoh, astronaut yang kembali ke Bumi setelah tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional, selama kurun waktu tertentu misalnya enam bulan, menunjukkan masalah kontrol keseimbangan, kelemahan otot, dan penurunan kondisi kardiovaskular.
Gangguan kontrol keseimbangan dapat menyebabkan masalah koordinasi mata-tangan, hilangnya stabilitas atau kestabilan postur tubuh, serta masalah penglihatan dan persepsi. Mabuk perjalanan juga sering menjadi masalah.
Setelah mendarat, gangguan ini dapat mempersulit awak kapal untuk memulai operasi yang diperlukan, seperti berjalan dari kapal pendaratan ke lingkungan asal mereka.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Astronaut Artemis II 'Lupa' Cara Jalan usai 10 Hari di Luar Angkasa, Kok Bisa?"
