Hagia Sophia

02 June 2026

Kentut Lebih Bau dari Biasanya? Mungkin Ini Penyebabnya

Makan daging bikin kentut lebih bau? Foto: Getty Images/champja

Momen Idul Adha identik dengan pesta olahan daging. Mulai dari sate, gulai, tongseng, sampai rendang kerap jadi menu andalan setelah pembagian daging kurban.

Namun, tak sedikit orang kemudian mengeluhkan perut terasa lebih aktif, sehingga merasa kentut mereka menjadi lebih bau dari biasanya. Lantas, apakah benar asupan daging bikin kentut lebih bau?

Spesialis penyakit dalam, konsultan gastroentologi, hepatologi dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH dari Mayapada Hospital mengatakan, daging bukan merupakan penyebab kentut seseorang jadi lebih bau.

"Justru kentut lebih bau itu terjadi bila kita banyak mengonsumsi karbohidrat, contohnya ubi," kata dr Aru saat berbincang dengan detikcom, Kamis (21/5/2026).

Karbihidrat, lanjut dr Aru nantinya akan dipecah oleh kuman yang ada di usus. Mikroba tersebut akan mengubahnya menjadi sebuah gas yang menjadi biang kerok kentut menjadi bau.

"Ubi itu akan menyebabkan proses karbohidrat yang dipecah dalam usus itu lebih banyak. Kemudian oleh kuman-kuman usus, karbohidrat itu dicerna dan diubah menjadi gas, terutama gas sulfur dan itu yang menyebabkan bau," tutupnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kentut Lebih Bau dari Biasanya? Jangan Buru-buru Salahkan Daging, Mungkin Ini Pemicunya"