Hagia Sophia

03 June 2026

Tugas Tuchel: The Three Lions Jadi Juara di Piala Dunia 2026

Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs

Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel datang ke Piala Dunia 2026 dengan target besar. Ia ingin mengakhiri penantian 60 tahun The Three Lions untuk kembali menjadi juara dunia.

Inggris terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada 1966 saat menjadi tuan rumah. Sejak itu, berbagai generasi pemain datang dan pergi tanpa mampu menambah bintang kedua di jersey Inggris.

Kini, Tuchel yakin skuad yang dimilikinya mempunyai kualitas dan mentalitas untuk bersaing hingga akhir turnamen.

Tuchel Penuh Keyakinan

Pelatih asal Jerman itu mengaku semakin optimistis setelah kembali bertemu para pemain dan menjalani persiapan menuju Piala Dunia. Menurut Tuchel, kualitas yang dimiliki skuad Inggris membuatnya percaya timnya bisa melangkah jauh.

"Ketika saya kembali terhubung dengan pertandingan dan membangun sesi latihan serta pertemuan untuk menyatukan kembali tim di Florida dengan apa yang sudah kami bangun sebelumnya, saya melihat begitu banyak kualitas."

"Itu langsung memberi saya keyakinan penuh dan antusiasme bahwa kami bisa melangkah sangat jauh," kata Tuchel kepada Sky Sports.

Kekompakan Skuad Jadi Modal

Selain kualitas individu, Tuchel juga melihat adanya ikatan yang kuat di dalam skuad Inggris. Ia terkesan dengan respons para pemain terhadap berbagai keputusan yang dibuat menjelang turnamen, termasuk dari mereka yang gagal masuk skuad.

"Berbagai percakapan sulit, percakapan besar, percakapan positif, dan reaksi para pemain menunjukkan bahwa kami sudah memiliki koneksi. Saya jadi tahu bahwa para pemain peduli, dan mereka sangat peduli."

"Kami mendapat respons yang indah dan menyentuh, bahkan dari pemain yang tidak dipanggil. Mereka mendoakan yang terbaik untuk kami. Reaksi mereka menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang benar dan itu membuat saya semakin bersemangat."

Cuaca Panas Bukan Alasan

Sebagian besar pemain Inggris telah terbang ke Florida untuk mengikuti pemusatan latihan selama 10 hari. Program tersebut dirancang untuk membantu pemain beradaptasi dengan cuaca panas dan kelembapan tinggi yang diperkirakan akan menjadi tantangan selama Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Federasi Sepakbola Inggris (FA) bahkan sudah mempersiapkan program adaptasi cuaca sejak lebih dari satu tahun lalu. Mereka membangun ruang simulasi panas di Barcelona dan melakukan berbagai tes fisik untuk memantau respons tubuh pemain terhadap suhu ekstrem.

Meski mengakui cuaca akan menjadi tantangan besar, Tuchel menegaskan Inggris tidak boleh menjadikannya alasan.

"Kondisi ini bukan musuh terbesar kami, tetapi memang bukan keuntungan bagi kami setelah musim yang panjang dan sangat melelahkan bagi para pemain. Kami tidak terbiasa dengan panas dan kelembapan seperti ini, bahkan ketinggian jika harus bermain di Meksiko."

"Akan ada banyak tantangan di Piala Dunia ini. Cuaca panas adalah salah satunya, tetapi kami sudah siap," tuturnya.

Tuchel menyebut tim pelatih telah menyiapkan strategi khusus untuk membantu para pemain beradaptasi.

"Kami mengetahui respons masing-masing pemain terhadap cuaca panas dan kami sudah memiliki strategi pendinginan. Kami mendapat bantuan dari Team GB dan para spesialis dari seluruh dunia untuk menemukan solusi agar para pemain bisa beradaptasi."

Tuchel menegaskan bahwa Inggris harus menghadapi seluruh tantangan dengan mentalitas yang tepat. Menurutnya, kondisi cuaca memang tidak menguntungkan, tetapi tetap harus ditaklukkan.

"Ini memang faktor yang harus diperhatikan, tetapi jangan sampai terlihat seolah kami sudah membuat alasan dari sekarang. Ini memang bukan kondisi yang menguntungkan kami, tetapi itu adalah rintangan yang harus kami atasi," tegasnya.

Dengan skuad bertabur bintang dan persiapan yang matang, Inggris kembali datang ke Piala Dunia sebagai salah satu kandidat juara. Kini Tuchel mengemban tugas besar untuk mengakhiri penantian enam dekade dan membawa pulang trofi yang terakhir kali diraih The Three Lions pada 1966.

























Artikel ini telah tayang di sport.detik.com dengan judul "Thomas Tuchel dan Misi Akhiri 60 Tahun Penantian Inggris di Piala Dunia"