Hagia Sophia

03 June 2026

Usai Hirup Whip Pink, YouTuber Ini Alami Kelumpuhan Temporer

Foto: Produsen Whip-pink di Kemayoran, Jakpus digerebek Bareskrim Polri. (dok. Istimewa)

Seorang YouTuber berinisial AM mengaku mengalami kelumpuhan temporer hingga jatuh dari tangga setelah menggunakan 'whip pink'. Hal ini dikonfirmasi oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso.

Pihak Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memeriksa dua orang, salah satunya AM, terkait kasus dugaan penyalahgunaan gas nitrous oxide (N2O) atau 'whip pink'. AM mengaku telah menggunakan Whip Pink selama Januari-Maret 2026.

"AM menjelaskan bahwa penggunaan produk gas N2O merek 'whip pink' diduga kuat telah berdampak pada kesehatannya sehingga harus dilakukan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di bilangan Tangerang," kata Brigjen Eko melalui keterangannya, Jumat (29/5/2026).

"Yang dirasakan oleh AM pada saat dilarikan ke rumah sakit ialah kehilangan kontrol terhadap anggota badannya, terutama bagian kaki. AM mengalami lumpuh temporer hingga terjatuh di tangga rumahnya," sambungnya.

Penyalahgunaan 'whip pink' juga sempat ramai beberapa waktu lalu. Terkait 'whip pink', Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada Prof Zullies Ikawati menjelaskan sebenarnya alat tersebut legal lantaran diperuntukan sebagai pembuat whipped cream agar krim bisa mengembang dan bertekstur lembut.

Kandungan zat yang dikenal sebagai dinitrogen oksida juga legal atau kerap digunakan dalam dunia medis. Misalnya, pada tindakan kedokteran gigi atau persalinan, tentu dengan dosis yang terkontrol dan selalu dicampur dengan oksigen.

"Serta diawasi oleh tenaga kesehatan," sorot Prof Zullies kepada detikcom, beberapa waktu lalu.

Bagaimana Efek Seriusnya pada Saraf?

Masalah disebutnya muncul saat dinitrogen oksida sengaja disalahgunakan, dengan dihirup langsung di luar pengawasan medis. Pasalnya, saat masuk ke tubuh, dinitrogen oksida langsung bekerja pada otak dan sistem saraf pusat.

"Gas ini memengaruhi pelepasan zat kimia di otak, seperti dopamin, yang berperan dalam rasa senang dan nyaman. Inilah sebabnya pengguna bisa merasakan euforia singkat, rasa ringan, tertawa tanpa sebab, atau sensasi 'melayang'," beber Prof Zullies.

"Efek ini muncul cepat dan hilang cepat, sehingga mendorong sebagian orang untuk mengulang pemakaian," tambahnya.

Hal yang perlu diketahui adalah risiko serius di balik penyalahgunaan gas tersebut. Dinitrogen oksida bisa menggantikan oksigen di paru-paru, sehingga tubuh menjadi kekurangan oksigen.

Seberapa Fatal Jika Digunakan Berulang Kali?

Bila 'whip pink' digunakan secara berulang dan dalam jumlah besar, bisa memicu pusing, pingsan, gangguan pernapasan, bahkan fatalnya kematian mendadak.

"Selain itu, penggunaan berulang dapat mengganggu fungsi vitamin B12, yang penting bagi saraf, sehingga berisiko menimbulkan kesemutan, mati rasa, gangguan berjalan, hingga kerusakan saraf yang bisa menetap," lanjutnya.

"Karena dijual bebas sebagai alat dapur, gas ini sering dianggap aman dan 'bukan narkoba'. Padahal, meskipun bukan narkotika, N₂O tetap merupakan zat psikoaktif yang berbahaya bila disalahgunakan. Efeknya mungkin terasa ringan di awal, tetapi dampaknya terhadap kesehatan bisa berat dan tidak selalu bisa dipulihkan," wanti-wanti Prof Zullies.

Maka dari itu, ia mengingatkan untuk tidak menyalahgunakan alat tersebut, terlebih bila hanya mengikuti tren. Sebab, efek yang didapat tidak sebanding dengan ancaman risiko kesehatan.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "YouTuber AM Alami Kelumpuhan Temporer usai Hirup Whip Pink, Ini Efek Seriusnya pada Saraf"