Hagia Sophia

03 September 2023

Jumlah Kelahiran dan Tingkat Kesuburan Korsel Capai Rekor Terendah

Ilustrasi masyarakat Korea Selatan (Foto: AP/Ahn Young-joon)

Total kelahiran dan tingkat kesuburan Korea Selatan tercatat anjlok ke rekor terendah pada tahun 2022. Adapun data ini dirilis oleh Statistik Korea pada Rabu (30/8).

Data yang baru dirilis menunjukkan hanya ada 249.000 bayi yang lahir pada tahun 2022, turun 11.000 dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menandakan peringatan merah terhadap potensi pertumbuhan ekonomi terbesar keempat di Asia.

Yonhap melaporkan, tingkat kesuburan atau jumlah rata-rata anak yang dilahirkan seorang wanita seumur hidupnya, mencapai titik terendah baru yaitu 0,78 pada tahun 2022. Angka ini jauh lebih rendah dari tingkat penggantian sebesar 2,1 yang akan menjaga populasi Korea Selatan tetap stabil di angka 51 juta.

Terlebih angka tersebut turun di bawah satu untuk pertama kalinya pada tahun 2018 di Korea Selatan. Berbeda dengan tahun 1970 yang mencatat tingkat kesuburan sebesar 4,53.

Korea Selatan adalah satu-satunya negara dengan tingkat kesuburan di bawah 1 di antara anggota Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan pada 2021.

Data juga menunjukkan rata-rata usia perempuan melahirkan mencapai rekor tertinggi, yaitu 33,5, atau sedikit meningkat 0,2 dari tahun sebelumnya. Sementara itu, usia rata-rata ayah di Korea Selatan adalah 36 tahun, sedikit meningkat dari tahun sebelumnya dan mencapai angka tertinggi baru.

Ini mencerminkan tren pasangan yang menikah pada usia yang relatif lebih tua, ibu yang melahirkan pada usia 35 tahun atau lebih menyumbang 35,7 persen, naik 0,6 poin persentase dibandingkan tahun lalu. Rasio ini menunjukkan peningkatan drastis dari hanya 18,7 persen pada tahun 2012.

Kota pusat Sejong, yang menampung organisasi-organisasi besar pemerintah, mencatat tingkat kesuburan tertinggi sebesar 1,12, diikuti oleh Provinsi Jeolla Selatan dengan 0,97. Sementara Ibu Kota Seoul mencatat angka terendah sebesar 0,59, dan kota pelabuhan tenggara Busan melaporkan 0,72.

Di antara bayi yang baru lahir, 156.000 di antaranya adalah anak pertama dari orang tuanya, atau mencakup 62,7 persen bayi yang ada. Sekitar 46,8 persen kelahiran pertama terjadi pada tahun kedua pernikahan.

Sementara itu, laporan tersebut menunjukkan bahwa terdapat 104,7 bayi laki-laki yang baru lahir untuk setiap 100 anak perempuan pada tahun 2022, turun 0,4 dari tahun sebelumnya.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Tingkat Kesuburan dan Kelahiran Korsel Anjlok, Seoul Paling Ogah Bikin Anak"