Hagia Sophia

16 January 2026

Peneliti: Secangkir Kopi Bisa Bantu Kendalikan Gula Darah

Foto ilustrasi: Getty Images/frantic00

Secangkir kopi disebut lebih efektif dalam mengendalikan kadar gula darah. Menurut para ilmuwan, temuan ini berpotensi memberikan manfaat bagi orang dengan diabetes tipe 2 yang selama ini bergantung pada suntikan dan pengobatan rutin untuk menjaga kestabilan glukosa darah.

Untuk menguji klaim tersebut, tim ilmuwan membandingkan langsung senyawa yang terdapat dalam kopi Arabika panggang dengan acarbose. Itu merupakan obat diabetes yang banyak digunakan dan berfungsi untuk memperlambat pemecahan karbohidrat setelah makan.

Hasilnya, kopi mampu menghambat enzim pencernaan yang sama dengan target obat tersebut. Sehingga, dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

Diabetes tipe 2 terjadi saat tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau menjadi resisten terhadap efek insulin, sehingga glukosa menumpuk di dalam aliran darah. Jika tidak dikendalikan dengan baik, kondisi ini dapat memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, gangguan penglihatan, hingga kerusakan saraf.

Meski dalam beberapa kasus diabetes tipe 2 dapat pulih melalui penurunan berat badan dan perubahan gaya hidup, banyak pasien tetap membutuhkan perawatan jangka panjang, termasuk penggunaan insulin, obat GLP-1, dan acarbose.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Beverage Plant Research, para ilmuwan mengidentifikasi tiga senyawa dalam kopi yang mampu menghambat alfa-glukosidase. Itu merupakan enzim yang berperan penting dalam pemecahan karbohidrat selama proses pencernaan.

Dengan menghambat enzim tersebut, senyawa dalam kopi dapat memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah setelah makan, dengan mekanisme yang sangat mirip dengan cara kerja acarbose.

Melalui proses ekstraksi tiga tahap, para peneliti berhasil mengisolasi tiga senyawa yang sebelumnya tidak dikenal, yakni caffaldehydes A, B, dan C. Ketiganya menunjukkan kemampuan penghambatan alfa-glukosidase yang signifikan.

Para ilmuwan menilai temuan ini dapat membuka peluang pengembangan 'makanan fungsional', dengan sifat penurun glukosa alami sekaligus manfaat kesehatan lainnya.

Sejumlah studi berskala besar sebelumnya juga mengaitkan konsumsi kopi secara rutin dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Bukti menunjukkan bahwa setiap tambahan satu cangkir kopi per hari dapat semakin menurunkan risiko tersebut, dengan manfaat terbesar terlihat pada konsumsi tiga hingga lima cangkir kopi biasa per hari.

Saat ini, lebih dari 400 juta orang di dunia hidup dengan diabetes tipe 2, menjadikan pengendalian gula darah sebagai aspek utama dalam pengelolaan penyakit ini.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Temuan Peneliti, Secangkir Kopi Bisa Bantu Kendalikan Gula Darah"