![]() |
| Foto: Shutterstock/ |
Ramai fenomena minum oli di Sulawesi Selatan, diklaim sebagian orang bisa menambah stamina. Dokter penyakit dalam Aru Ariadno menegaskan, oli memang tidak diperuntukkan untuk dikonsumsi manusia.
Menurutnya, oli mengandung berbagai bahan kimia berbahaya seperti pewarna, pengawet, hingga pelarut yang sama sekali bukan untuk tubuh. Ia mengingatkan, risiko yang ditimbulkan tidak main-main dan bisa berujung kematian.
"Risiko bisa menyebabkan kematian, dimulai dari muntah-muntah, diare, muntah darah sampai mengancam nyawa," ujarnya.
Kandungan beracun dalam oli disebut dapat merusak organ vital seperti hati dan ginjal. Dalam kondisi tertentu, paparan ini bahkan bisa berkembang menjadi gagal organ.
Tak berhenti di situ, zat kimia dalam oli juga berpotensi mengganggu sistem saraf. Efeknya mulai dari kejang, penurunan kesadaran, hingga koma.
Aru pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih asupan. Ia menyarankan konsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang serta menghindari makanan tidak sehat.
Sebelumnya, fenomena ini juga telah mendapat sorotan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel. Kepala Dinkes Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, menyebut tren tersebut tidak memiliki dasar kesehatan dan justru berisiko serius bagi tubuh.
"Fenomena minum oli sangat berbahaya dan tidak memiliki manfaat kesehatan sama sekali. Oli mengandung bahan kimia beracun seperti hidrokarbon, logam berat, dan aditif industri yang dapat merusak berbagai organ tubuh," kata Evi kepada detikSulsel, Minggu (12/4/2026).
Evi menekankan dalam dunia medis, oli sama sekali tidak layak dikonsumsi. Cairan ini bersifat lipofilik atau tidak bisa larut dalam air, sehingga sulit diproses oleh tubuh.
Konsumsi oli bisa memicu keracunan hingga penyakit kronis. Dampak awalnya bisa berupa iritasi lambung yang menyebabkan mual, muntah, nyeri perut, hingga luka dan risiko perdarahan.
Tak hanya itu, oli juga berbahaya bagi sistem pernapasan. Jika masuk ke saluran napas, risikonya bisa memicu pneumonia aspirasi yang berujung fatal.
"Jika oli masuk ke saluran napas bisa menyebabkan pneumonia aspirasi dengan gejala sesak napas, batuk, nyeri dada, bahkan gagal napas," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Fenomena Minum Oli untuk Stamina di Sulsel, Dokter Ingatkan Dampak Fatal"
