Hagia Sophia

16 June 2026

Penemuan Langka: Jasad Pria Ini Miliki Tiga Kelamin

Foto: Getty Images/nico_blue

Sebuah penemuan medis yang sangat langka mengejutkan para mahasiswa kedokteran di Inggris. Saat melakukan bedah mayat (cadaver) untuk praktik anatomi, mereka secara tidak sengaja menemukan bahwa jasad pria lansia berusia 78 tahun yang didonasikan tersebut memiliki tiga alat kelamin pria sekaligus.

Dikutip dari Live Science, fenomena medis memiliki tiga organ vital ini dikenal dalam dunia kedokteran dengan istilah Triphallia. Kasus ini menjadi temuan triphallia pertama di dunia yang terdeteksi pada jasad anatomi, sekaligus menjadi kasus kedua yang pernah tercatat resmi dalam sejarah literatur ilmiah global.

Dua Alat Kelamin Tersembunyi di Dalam Kulit

Berdasarkan laporan studi kasus tersebut, pria lansia ini awalnya tampak normal dari luar karena hanya ada satu alat kelamin utama yang terlihat secara kasat mata. Namun, kejutan muncul saat mahasiswa mulai membedah bagian kantung skrotum dan area panggul jasad tersebut.

Di dalam jaringan kulit kantung tersebut, tersembunyi dua struktur alat kelamin tambahan berukuran lebih kecil. Setelah diukur secara saksama oleh tim dokter, berikut detail ukurannya:
  • Alat kelamin utama (luar): Memiliki panjang sekitar 7,7 sentimeter (cm) dengan lebar 2,4 cm.
  • Alat kelamin kedua (tersembunyi): Memiliki panjang 3,8 cm dengan lebar 1,3 cm.
  • Alat kelamin ketiga (tersembunyi): Memiliki panjang 3,7 cm dengan lebar 1,2 cm.
Uniknya, meski berukuran kecil dan tersembunyi, kedua organ tambahan tersebut memiliki struktur anatomi yang lengkap. Keduanya memiliki glans (kepala) dan ruang jaringan spons (corpus cavernosum) yang berfungsi untuk mengisi darah saat terjadi ereksi.

Saluran Urine yang Berkelok-kelok

Pemeriksaan penomoran bagian dalam mengungkap fakta unik lainnya terkait saluran kencing atau uretra. Tim dokter menemukan bahwa pria ini hanya memiliki satu saluran uretra tunggal untuk membuang urine dari kandung kemih.

Saluran tunggal tersebut ternyata memiliki jalur yang "berkelok-kelok" aneh. Saluran urine awalnya mengalir melewati alat kelamin kedua yang tersembunyi, lalu berbelok arah masuk ke dalam alat kelamin utama, hingga akhirnya berujung pada lubang luar. Sementara pada alat kelamin ketiga yang paling kecil, tidak ditemukan adanya saluran urine sama sekali.

Secara medis, kondisi ini diduga terjadi akibat kegagalan perkembangan janin saat di dalam kandungan. Pada fase awal embrio, terdapat struktur bernama genital tubercle yang nantinya akan berkembang menjadi alat kelamin luar. Dalam kasus lansia ini, struktur tersebut mengalami penggandaan sebanyak tiga kali lipat (triplication).

Apakah Semasa Hidupnya Sang Pria Tahu?

Karena jasad tersebut didonasikan secara anonim tanpa akses ke catatan riwayat medis masa lalu, para instruktur dan mahasiswa kedokteran tidak mengetahui identitas asli pria tersebut. Tim dokter pun tidak tahu pasti apakah sang pria menyadari kondisi langka yang dialaminya semasa hidup.

Meski demikian, tim dokter meyakini bahwa kondisi triphallia ini kemungkinan besar sempat disadari oleh pria tersebut semasa hidupnya. Hal ini diperkuat dengan adanya bekas luka operasi hernia inguinalis di bagian selangkangannya. Dokter menduga, tekanan internal atau gesekan dari dua organ tersembunyi itu melemahkan dinding perut bawahnya hingga memicu hernia dan membuatnya sempat berobat ke dokter.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Mahasiswa Kedokteran Temukan Jasad Pria Berkelamin Tiga Saat Praktik Anatomi"