Hagia Sophia

24 April 2026

Kasus Kanker Payudara dan Serviks Meningkat, Ini Pesan BPJS

Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/pepifoto)

Dalam periode tahun 2021 hingga 2025, BPJS Kesehatan mencatat adanya tren peningkatan kasus kanker payudara dan kanker serviks pada perempuan Indonesia.

Kanker payudara, dari 1.080.031 kasus pada 2021 menjadi 1.941.410 kasus pada 2025, seiring dengan kenaikan biaya terverifikasi dari sekitar Rp 1,03 triliun menjadi Rp 1,99 triliun. Peningkatan ini menegaskan bahwa kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit katastropik dengan beban pelayanan dan pembiayaan yang sangat signifikan dalam Program JKN.

Sementara itu, kanker serviks meningkat dari 278.760 kasus pada 2021 menjadi 452.522 kasus pada 2025. Sejalan dengan peningkatan kasus, biaya terverifikasi juga meningkat dari Rp 410,34 miliar pada 2021 menjadi Rp 723,74 miliar pada 2025.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas hidup para Kartini masa kini.

"BPJS Kesehatan tidak tinggal diam. Kami terus melakukan edukasi dan mendorong peserta, khususnya perempuan, untuk melakukan skrining deteksi dini, baik kanker payudara maupun kanker serviks," kata Rizzky Anugerah dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

"Upaya ini penting agar penyakit dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara optimal. Hasilnya terlihat pada tahun 2025, di mana capaian skrining mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya," sambungnya.

Skrining kanker payudara mencatat 7.440 peserta pada 2024 dan meningkat tajam menjadi 30.159 peserta pada 2025. Sementara itu, skrining kanker serviks melalui pemeriksaan IVA dan Pap Smear periode 2021-2025 telah menjangkau 1.579.810 peserta, terdiri dari 770.672 peserta IVA dan 809.138 peserta Pap Smear.

"BPJS Kesehatan tidak hanya menjamin layanan pengobatan, tetapi juga memastikan perempuan mendapatkan perlindungan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks, pelayanan kehamilan dan persalinan, hingga pascapersalinan," ujar Rizzky.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Tren Kanker Payudara-Serviks Meningkat, Ini Pesan BPJS ke 'Kartini Masa Kini'"